Turun Reses, Wakil Ketua DPRD Kaltara Andi Hamzah menyerap aspirasi Masyarakat Sungai Banjar, Binusan Dalam

NUNUKAN – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Periode 2019-2024 Fraksi Partai Gerindra Andi Hamzah serap Aspirasi Masyarakat dengan melakukan Reses masa persidangan II Tahun 2023 di sungai banjar, binusan dalam, Minggu (21/05/2023) Sore.

Wakil Ketua DPRD Kaltara dari Fraksi Partai Gerindra ini menyampaikan antusias tokoh masyarakat dan tokoh pemuda yang hadir sangat luar biasa, ia mendapatkan informasi bahwa awalnya yang hadir 80 orang menjadi 110 orang.

“Informasi yang saya terima masyarakat yang konfirmasi hadir berjumlah 80 orang dan ternyata lebih dari 100 orang yaitu 110 orang”, ucap Andi Hamzah.

Selanjutnya, Andi Hamzah menyampaikan ini pertama kalinya menggelar reses di sungai banjar dan siap menyerap aspirasi masyarakat serta akan menindaklanjuti.

“Ini pertama kali saya reses di sungai banjar ini, semua keluhan masyarakat disini akan kita serap dan kita kerjakan” ucap Andi Hamzah.

Pada sesi dialog, Selaku Ketua RT.11 binusan dalam Sappe, juga menyampaikan rasa syukur atas kedatangan wakil ketua DPRD Provinsi Kaltara di tempat yang terpencil dan terbatas ini.

“Kami sangat bersyukur wakil ketua DPRD Provinsi Kaltara sudi menginjjakan kaki di tempat yang sangat terpencil dan terbatas ini”, ucap Sappe.

Selaku ketua RT.11 Sappe berharap dengan adanya reses ini bisa mengatasi keresahan di hati masyarakat binusan dalam agar betul-betul bisa menampung aspirasi dan di realisasikan.

“Harapan kami dengan adanya reses ini semoga bisa menyampaikan unek-unek yang selama ini kami rasakan dan betul-betul di perhatikan dan di realisasikan”, ucap sappe.

Untuk diketahui turut hadir masyarakat RT. 07, RT. 10, dan RT.11. Sungai banjar Binusan dalam.

(Nam/Irwan)

Sudah Bertahun-tahun, Anak-Anak Desa Binusan Dalam Sering Izin Tidak Turun Sekolah Karena Jalan Rusak

NUNUKAN – Sejak dari dulu, murid sekolah warga kelurahan Desa Binusan Dalam sering izin tidak turun dikarenakan akses jalan menuju sekolah yang rusak, Selasa (23/05/2023).

Sebelumnya, akses utama jalan warga Desa Binusan Dalam rusak dan berlumpur akibat hujan yang turun hingga tidak dapat dilewati.

Selaku Ketua RT.07 Kel. Desa Binusan Dalam, Nasmariah mengatakan banyak anak sekolah diizinkan tidak turun dikarenakan jalan yang berlumpur.

“Banyak anak murid disini saya izinkan ke sekolahnya untuk tidak turun dikarenakan jalan yang rusak dan berlumpur, jadi tidak bisa lewat kalau naik kendaraan roda dua dan untuk roda empat sulit lewat dan ini sudah lama terjadi, kalau hujan jadi anak-anak pasti izin sekolah, itupun untuk izin mereka harus mencari jaringan lagi untuk menelpon” ujar Ketua RT.07.

Sementara itu, Ketua RT.11, Sappe mengungkapkan bahwa untuk jaringan komunikasi khususnya telepon dan internet sangat sulit apalagi permasalahan listrik seperti contoh dalam mengisi daya handphone serta akses jalan yang sangat sulit dilewati dikarenakan rusak.

“Hebatnya disini anak anak sekolah disuruh belajar online apalagi disaat Covid-19 kemarin, memang untuk memiliki hp warga disini tidak sulit tetapi yang jadi masalah adalah akses jaringan internet, dimana anak-anak disini harus mencari gunung-gunung yang tinggi, belum lagi untuk kesana mereka harus melewati jalan yang rusak apalagi disaat hujan,” ucap Sappe.

“Lalu, disaat anak anak ini kehabisan charge daya handphone ketika sekolah online mereka harus keluar dari sini menempuh jarak puluhan kilo dan ini juga menjadikan orang tua kehilangan kendali dalam mengawasi anak hingga berkembang menjadi permasalahan sosial di tempat kami jadi jika peningkatan sosial ditempat kami pemerintah harus memperhatikan ini,” lanjut Sappe.

Selanjutnya, Sappe menyampaikan harapannya pemerintah kabupaten (Pemkab) dan pemerintah provinsi (Pemprov) bisa melihat kesejahteraan masyarakat, dimana harus melihat yang mana prioritas.

“Kami berharap agar pemkab dan pemprov bisa melihat permasalahan kami disini dan bisa langsung eksekusi karena jikalaupun selalu beralasan kekurangan anggaran, setidaknya mereka bisa melihat yang mana prioritas apalagi melihat betapa mirisnya kami disini, kami pun sudah capek dengar janji-janji yang tidak pernah terealisasi” terang Ketua RT.11.

Bersama dengan itu, akses infrastruktur jalan Desa Binusan Dalam merupakan proyek yang diprakarsai oleh Pemprov Kaltara serta sebagian juga Pemda Nunukan.

Adapun, anak-anak Kel. Desa Binusan Malam banyak menempuh pendidikan di SD Negeri 012, SMP Negeri 003 Desa Binusan dan SMK Negeri 1 Nunukan.

(Nam)

Andi Hamzah Gelar Reses, Listrik, Air, Jaringan dan Jalan Jadi Keluhan Warga Kel. Desa Binusan Dalam

NUNUKAN – Masyarakat Jl. Sungai Banjar, RT.07, RT.10 dan RT.11, Kelurahan Desa Binusan Dalam keluhkan aliran listrik, air, jaringan dan infrastruktur jalan di kegiatan reses Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) fraksi partai Gerindra, Minggu (21/05/2023).

Terlihat warga yang hadir berjumlah 110 orang berasal dari RT.07, RT.10 dan RT.11, Kelurahan Desa Binusan Dalam.

 

Selaku Wakil Ketua DPRD Kaltara, Andi Hamzah mengatakan seluruh aspirasi masyarakat kita akan tindak lanjuti dengan mekanisme yang ada.

“Kita akan tindak lanjuti ya untuk aspirasi masyarakat sesuai mekanismenya, baik itu koordinasi dengan pemerintah kabupaten (Pemkab) dan pemerintah provinsi (Pemprov), untuk yang bisa saya bantu langsung pasti saya lakukan, seperti permintaan salah satu warga yakni batu kerikil untuk menutupi beberapa jalan yang tidak bisa dilewati jika hujan,” ucap Andi Hamzah.

Selanjutnya, beberapa aspirasi warga disampaikan di kegiatan reses, salah satunya Ketua RT.07, Kel. Binusan, Nasmariah meminta langsung batu kerikil untuk menutupi jalan sementara.

“Kalau bisa kita minta langsung batu kerikil sebanyak 30 rit truk untuk menutupi jalan sementara,” ujar Nasmariah.

Sementara itu, Ketua RT.11, Kel. Desa Binusan Dalam, Sappe menyampaikan sampai hari ini belum ada kejelasan mengenai kesejahteraan warga, dan kami berharap dengan kedatangan anggota dewan provinsi Kaltara.

“Saya meminta untuk ditindak lanjuti terkait listrik, jalan, air dan komunikasi yang belum kami rasakan disini, saya berharap dengan kedatangan Pak Andi Hamzah bisa ada titik terang terkait permasalahan kami, karena kami sudah bosan mendengar janji Pemda dan juga anggota dewan yang datang kesini,” ungkap Sappe.

Bersama dengan itu, warga RT.07, Lajina mengungkapkan untuk meminta jalan dan jembatan ke kuburan dinormalisasi sekitar 3 Km.

“Minta tolong untuk jalan ke kuburan diperbaiki sekitar 3 Km dan jembatan disekitar juga diperbaiki,” kata Lajina

Lalu, salah satu warga RT.07, Hj. Timang juga mengatakan untuk meminta air sumur bor dan juga aliran listrik di pemukiman warga.

“Saya minta untuk air sumur bor dan aliran listrik untuk warga, karena kami ini sangat kesulitan air dan listrik,” tandas Ibu yang sering disapa Hj. Timang.

Setelah kegiatan reses, Andi Hamzah langsung turun meninjau jalan yang menjadi keluhan utama warga dengan didampingi Ketua RT.07 dan RT.11, Kel. Binusan Dalam.

(Nam)

Wakil Bupati Nunukan Menghadiri kegiatan Penyampaian Laporan Evaluasi RPJPD Kabupaten Nunukan Tahun 2005 – 2025

NUNUKAN – Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah menghadiri kegiatan Penyampaian Laporan Evaluasi RPJPD Kabupaten Nunuka Tahun 2005 – 2025 bersama Bappeda Litbang dan Tenaga Ahli dari PSPPR-UGM. Senin (22/05)

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang rapat VIP lantai IV Kantor Bupati Nunukan juga dihadiri Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kab. Nunukan, selain itu Tenaga Ahli dari PSPPR-UGM Dr. Suharman dan Ir. Sutrisno bersama Tim Tenaga Ahli hadir secara Virtual.

Maksud dari penyusunan Evaluasi RPJPD Tahun 2005 – 2025 adalah diperolehnya dokumen evaluasi pelaksanaan RPJPD 2005-2025 yang akuntabel sesuai Pemendagri 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah.

Serta tujuannya adalah diperolehnya hasil pelaksanaan RPJPD Tahun 2005-2025 meliputi, gambaran pencapaian pelaksanaan pembangunan daerah dalam rentang tahun 2005-2025 dan rekomendasi kebijakan penyusunan RPJPD Kab. Nunukan tahun 2005-2025.

Dalam arahannya Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah menyampaikan bahwa evaluasi RPJPD ini sangat penting dalam rangka melaksanakan kegiatan persiapan penyusunan RPJPD 2025-2045 menuju Indonesia Emas.

“Karena ada surat dari Kemendagri yang mengamanatkan agar kepala daerah yang sekarang agar segera menyusun persiapan RPJPD 2025-2045 dalam rangka evaluasi. Tentu masih banyak data dan informasi yang harus kita persiapkan, sehingga saya meminta kepada seluruh kepala OPD tidak terkecuali yang belum menyerahkan ataupun yang sudah menyerahkan mungkin masih ada dibutuhkan informasi secara detail dan mendalam kiranya bisa memberikan perhatiannya yang lebih serius sehinggal kendala-kendala evaluasi yang dilakukan oleh tim dapat berlangsung dan terlaksana secara baik,”ungkapnya.

Sementara itu Tenaga Ahli PSPPR-UGM Dr. Suharman mewakili Kepala PSPPR-UGM juga berkesempatan menyampaikan sambutannya. Dalam sambutannya Suharman menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan, atas kerjasama dan kepercayaannya kepada PSPPR-UGM untuk melaksanakan tugas penyusunan evaluasi RPJPD Kabupaten Nunukan.

“Kami merasa proses ini tidak akan mudah, bagaimana kami mempekerjakan banyak kabupaten dan kota yang sudah kami lakukan, kami selalu berhadapan dengan persoalan data. Baik data itu sudah terlalu lama atau tidak terrecord dengan baik pada saat itu dan juga pergantian OPD menyebabkan ada beberapa kewenangan bergeser atau berpindah. Selanjutnya karena perpindahan personil, sehingga ini yang menjadi kendala bagi kami untuk melaksanakan pengunpulan data dengan baik,”ujarnya.

Menurut Suharman, bahwa data-data itu sangat penting untuk melakukan evaluasi, karena tanda tersedianya data yang memadai tentunya sangat sukar untuk melakukan evaluasi dengan baik dan benar. Ketersediaan data yang baik dan akurat menjadi syarat kebijakan yang penting dalam penyusunan RPJPD yang akan datang.

(PROKOMPIM)

20 Tahun Vakum Kini Perseto FC Berhasil Meraih Juara Turnamen Sepak Bola di Piala Gubernur Kaltara

NUNUKAN – Tim sepak bola Perseto FC asal Nunukan berhasil meraih kemenangan dalam turnamen sepak bola untuk merebut Piala Gubernur Kaltara 2023 Setelah berhasil mengalahkan Flobamora FC dengan skor akhir 1-0 yang digelar di stadion sepak bola Sungai Bilal, Kab.Nunukan (20/5).

Melawan Flobamora FC, Aprisal selaku pelatih Perseto FC mengatakan strategi yang di lakukan adalah pertahanan base dan serangan balik terhadap lawan.

“Ya kalau kita belajar dari mereka strateginya kami coba berserangan balik karna mereka long-long pass dan tunggu sampai dia menyerang dan kita jemput bola, alhamdulillah kita mendapatkan hasil yang maksimal”, ucap Aprisal.

Erwin gutawa pemain sepak bola asal PSM yang di datangkan langsung dari Makassar berhasil mencetak 1 gol pada babak kedua dan membawa Perseto FC menjadi juara.

Manager Perseto FC, Yakhin pangalinan mengungkapkan ini kemenangan yang sangat luar biasa, kemenangan Perseto Mania atas kerja keras dan dukungan dari semua pihak.

“Ini kemenangan yang sangat luar biasa Tim ini baru muncul tahun ini setelah 20 tahun vakum. Dengan pertolongan tuhan kita dapat juara luar biasa dan semangat dari teman-teman semuanya”, ucap Yakhin.

Yakhin pangalinan berharap perseto FC tetap eksis kedepannya dengan dukungan dan bantuan dari orang-orang tua toraja.

“Semoga kita tetap eksis kedepannya dan kita akan usahakan tahun depan kita akan muncul lagi di turnamen yang akan datang kita akan eksis lagi”, ucap Yakhin.

Diketahui pemain luar yang bergabung ke dalam Perseto FC yaitu, PSM 1 orang, Persela Lamongan 2 orang, Kalteng Putra 2 orang, dan pemain lainnya merupakan pemain lokal Kaltara dan Nunukan.

(Nam/Irwan)