Gubernur Lantik Pejabat Fungsional dan PPPK, Tekankan Nilai ASN BerAKHLAK

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum resmi melantik Aparatur Sipil Negara (ASN) terdiri dari 4 Pejabat Fungsional dan 129 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap 2 Formasi Tahun 2024 di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, digelar di Ruang Serbaguna Lantai 1 Kantor Gubernur Kaltara, Jumat (24/10).

Dalam sesi prosesi itu, Gubernur Zainal melantik dan mengambil sumpah janji Jabatan Pejabat Fungsional, pengangkatan pertama dalam Jabatan Fungsional, perpindahan Jabatan Administrasi ke dalam Jabatan Fungsional, serta PPPK Tahap 2 Formasi Tahun 2024.

Dalam arahannya, Gubernur Zainal menyampaikan apresiasi kepada seluruh Pejabat Fungsional dan Pegawai PPPK yang telah resmi dilantik. Ia berpesan agar ASN dapat serius dalam mengabdi kepada masyarakat.

“Semoga amanah ini menjadi awal dari pengabdian yang penuh semangat, tanggung jawab dan keikhlasan dalam melayani masyarakat di Bumi Benuanta,” kata Gubernur Zainal.

Gubernur menyebutkan pelantikan Pejabat Fungsional dan PPPK hari ini menjadi awal dari perjalanan pengabdian sebagai bagian dari keluarga besar ASN Pemprov Kaltara.

Untuk itu ia meminta seluruh ASN untuk dapat bekerja keras, bekerja cerdas, dan bekerja ikhlas, sehingga pekerjaan yang dilakukan dapat menjadi pelayanan publik yang terbaik untuk masyarakat Kaltara.

Secara khusus juga Gubernur mengingatkan status PPPK bukanlah pembeda, tetapi bagian integral dari ASN yang memiliki tanggung jawab, semangat, dan tujuan yang sama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan dan terpercaya.

“Pegang teguh nilai-nilai ASN BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif), dan branding bangsa melayani bangsa,” tegasnya.

Dikatakannya bahwa jabatan yang diemban bukan sekedar kedudukan, tetapi merupakan amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Melalui sumpah dan janji yang diucapkan bukan hanya formalitas, melainkan komitmen moral dan spiritual yang akan dipertanggungjawabkan kepada negara maupun Tuhan Yang Maha Esa.

“Sekali lagi, selamat kepada seluruh Pejabat Fungsional dan PPPK yang dilantik dan menerima SK. Laksanakan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, semangat pengabdian, dan dedikasi yang tinggi,” ucap Gubernur Zainal

“Mari kita terus bekerja keras, cerdas dan ikhlas demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bermoral, profesional, dan melayani. Jadilah ASN yang dicintai rakyat dan dibanggakan daerah,” pungkasnya.

(dkisp)

Silaturahmi Danlanud Anang Busra, Manfaatkan Skadron UAV untuk Mendukung Dalam Pengawasan Perbatasan

TANJUNG SELOR – Komandan Lanud Anang Busra Marsma TNI Andreas A. Dhewo, M.Sc., M.Si(Han), melakukan silaturahmi kepada Gubernur – Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., – Ingkong Ala, S.E., M.Si) di Kantor Gubernur, Jumat (24/10).

“Ini merupakan bentuk silaturahmi awal saya kepada Gubernur dan Wakil Gubernur, karena saya baru menjadi bagian warga Kaltara,” ujarnya.

“Dengan kenaikan status Lanud
Dari tipe B menjadi tipe A, sehingga saya diangkat menjadi komandan baru setelah Lanud ini naik status,” sambungnya.

Sebagai Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) baru di Provinsi Kaltara. Tahun depan ia berencana membentuk sekaligus meresmikan Skadron UAV (drone militer) untuk mendukung pengawasan wilayah dan pemberantasan penyelundupan di kawasan perbatasan.

“Drone ini tidak hanya berfungsi untuk pengawasan militer, tapi juga bisa dimanfaatkan untuk membantu instansi lain, seperti Badan Narkotika Nasional (BNN), dalam mendeteksi aktivitas penyelundupan narkoba atau kejahatan lintas batas,” jelasnya.

Selain itu Danlanud Andreas A. Dhewo, atau biasa dikenal sebagai Andre Dhewo. Ia menegaskan pentingnya, memperkuat sinergi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam mendukung program-program pembangunan di Kaltara.

“Perlunya memperkuat sinergi, terutama dengan Forkopimda dan Pemerintah Daerah (Pemda). TNI dan Polri punya kewajiban membantu setiap program pembangunan daerah,” tambahnya.

Sebagai simbol silaturahmi dan kerja sama, Danlanud Andre Dhewo memberikan cenderamata yakni miniatur pesawat kepada Gubernur dan Wakil Gubernur.

Begitupun sebaliknya, Gubernur Zainal juga memberikan cindramata yakni singal dan kalung dengan ciri khas Kaltara, serta Wakil Gubernur Ingkong memberikan cendera mata simbolis sebagai bentuk persahabatan.

(dkisp)

Wakil Ketua DPRD Hadiri Pisah Kenang Kajari Nunukan

NUNUKAN – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Nunukan, Hj. Andi Mariyati, menghadiri acara pisah kenang Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Nunukan, Fatoni Hatam, pada Rabu (21/10/25) malam di ruang pertemuan Restaurant Lanflin, Nunukan. 

Acara tersebut menjadi momen perpisahan sekaligus penghormatan atas pengabdian Fatoni Hatam selama menjabat sebagai Kajari Nunukan.

Dalam kesempatan itu, Hj. Andi Mariyati menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi Fatoni Hatam dalam menjalankan tugas di Kabupaten Nunukan.

Ia menilai, selama kepemimpinan Fatoni, koordinasi antara lembaga penegak hukum dan pemerintah daerah berjalan baik dan bersinergi.

“Mewakili seluruh anggota DPRD Nunukan, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Fatoni Hatam atas pengabdiannya di Kabupaten Nunukan. Semoga di tempat tugas yang baru, beliau senantiasa diberikan kesuksesan dan kelancaran dalam mengemban amanah serta tanggung jawab di jabatan yang sama,” ujar Hj. Andi Mariyati.

Menurutnya, sejak menjabat di Nunukan Fatoni Hatam memberikan kontribusi positif terhadap upaya penegakan hukum dan pembinaan hukum masyarakat di wilayah perbatasan. 

Kolaborasi lintas lembaga yang terjalin selama ini, kata dia, menjadi contoh sinergi yang baik dalam mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih.

“Beliau tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan keadilan dan kepastian hukum bagi masyarakat Nunukan,” tambahnya.

Acara pisah kenang berlangsung hangat dengan suasana kebersamaan dan kekeluargaan, sejumlah instansi menyampaikan cenderamata dan kenang-kenangan kepada Kajari Nunukan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan jasanya selama bertugas.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, SE, unsur Forkopimda Kabupaten Nunukan, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pimpinan instansi vertikal, pimpinan BUMN, serta tokoh masyarakat. 

Kehadiran berbagai elemen tersebut mencerminkan kuatnya hubungan sinergis antara lembaga pemerintahan dan penegak hukum di daerah perbatasan.

(dkisp)

Pangkogabwilhan II Kunjungi Kabupaten Nunukan, Tegaskan Komitmen Penguatan Pertahanan Perbatasan

NUNUKAN – Pangkogabwilhan II, Marsda TNI M. Khairil Lubis, melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, sebagai bagian dari upaya memperkuat pertahanan dan keamanan wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia.

Kunjungan tersebut berlangsung lancar, tertib, dan sesuai dengan protokol penyambutan pejabat tinggi TNI. Kehadiran Pangkogabwilhan II di wilayah perbatasan ini menjadi momentum penting untuk menegaskan komitmen TNI dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di daerah terdepan.

Dalam agenda kunjungan ini, Pulau Sebatik dan Kecamatan Sei Menggaris menjadi fokus utama. Kedua wilayah tersebut memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan Malaysia, sehingga memerlukan perhatian khusus dalam aspek pertahanan dan keamanan.

Marsda TNI M. Khairil Lubis menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dan kesiapsiagaan satuan di wilayah dalam mendukung program penguatan pertahanan perbatasan.

“Wilayah perbatasan seperti Nunukan, Sebatik, dan Sei Menggaris memiliki arti strategis bagi kedaulatan negara. Karena itu, kami ingin memastikan seluruh satuan di lapangan tetap siap, solid, dan bersinergi dalam menjaga keamanan serta memperkuat pertahanan di garis terdepan Indonesia,”
ujar Marsda TNI M. Khairil Lubis, Pangkogabwilhan II.

Kunjungan kerja ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi, meningkatkan semangat pengabdian, serta meneguhkan komitmen TNI dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI, khususnya di wilayah perbatasan Kalimantan Utara.

(Pendim 0911/Nnk)

Hari Kedua Kunjungan Pangkogabwilhan II di Nunukan, Tinjau Pos Gabungan di Perbatasan

NUNUKAN – Pangkogabwilhan II, Marsdya TNI M. Khairil Lubis, melanjutkan kunjungan kerja hari kedua di wilayah Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, pada Kamis (23/10/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian kunjungan ke wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia untuk memastikan kesiapan satuan dan memperkuat sistem pertahanan negara di garis terdepan.

Rombongan Pangkogabwilhan II berangkat dari Marvel Hotel Nunukan menuju Kecamatan Sei Manggaris melalui Pelabuhan Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung, lalu melanjutkan perjalanan menggunakan jalur laut dan darat menuju sejumlah pos pengamanan perbatasan.

Dalam kunjungan tersebut, Marsdya TNI M. Khairil Lubis didampingi jajaran pejabat Kogabwilhan II dan unsur teritorial setempat, di antaranya Danrem 092/Maharajalila Brigjen TNI Mohammad Sjahroni, Danlanal Nunukan Kolonel Laut (P) Primayantha Maulana Malik, serta Dandim 0911/Nunukan Letkol Inf Tony Prasetyo.

Fokus kegiatan hari kedua difokuskan pada peninjauan di Pos Gabungan Malaysia–Indonesia (Pos Gabma), Pos Sei Ular, dan Pos Sei Kaca. Di lokasi tersebut, Pangkogabwilhan II melakukan inspeksi sarana pertahanan, pemeriksaan kesiapan personel Satgas Pamtas Yon Kav 13/Satya Lembuswana, serta menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat perbatasan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap warga di wilayah terluar.

“Wilayah perbatasan seperti Nunukan, Sebatik, dan Sei Menggaris memiliki arti strategis bagi kedaulatan negara. Karena itu, kami ingin memastikan seluruh satuan di lapangan tetap siap, solid, dan bersinergi dalam menjaga keamanan serta memperkuat pertahanan di garis terdepan Indonesia,”
ujar Marsdya TNI M. Khairil Lubis, Pangkogabwilhan II.

Kunjungan kerja ini berjalan dengan lancar, tertib, dan aman, serta mendapat apresiasi dari unsur pimpinan satuan di wilayah. Selain memperkuat koordinasi antarsatuan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menegaskan kehadiran negara di wilayah perbatasan serta meningkatkan semangat pengabdian prajurit TNI dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI.

(Pendim 0911/Nunukan)