APKLI Babel Berharap Pasar Malam Dibuka Kembali

PANGKALPINANG, BerandaNKRInews.com –PEMBERLAKUAN Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 dan 4 di Provinsi Kep. Bangka Belitung akan berakhir pada 8 Agustus 2021, mengacu pada SK Gubernur Babel No. 188.44/697/BPBD/Babel/2021.

Merespon hal tersebut Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Babel, Mangimpal Lumbantoruan meminta pihak Pemerintah Provinsi Kep. Bangka Belitung memberikan kelonggaran kepada pedagang pasar malam untuk bisa kembali berjualan.

“Selama penerapan PPKM level 3 dan 4, rekan-rekan pedagang pasar malam kan tutup. Harapan kita (APKLI, red) pedagang pasar malam bisa kembali berjualan supaya ada pemasukan,” pinta Mangimpal Lumbantoruan.

Masih menurut Mangimpal Lumbantoruan, penutupan pasar malam sejak 26 Juli – 8 Agustus, sangat memberatkan bagi pedagang pasar malam.

“Kalau tidak ada pemasukan, mereka makan apa? Bayar kredit motor atau mobil darimana? Ya, kami memohon pengertian dari Bapak Gubernur,” ungkap Mangimpal Lumbantoruan.

Sebagai bentuk tanggungjawab dari APKLI, Mangimpal telah menekankan kepada anggotanya supaya taat Protokol Kesehatan (Prokes) yakni menyediakan cuci tangan, menjaga jarak dan memastikan semua pedagang mengenakan masker selama berjualan.

“Mengenai Prokes, saya sudah minta koordinator pasar malam, Sarna Winata alias Mas Ben untuk menjaga betul Prokes dan mereka sudah menyanggupinya,” beber Mangimpal.

Untuk diketahui sejak PPKM level 3 dan 4 diterapkan pasar malam ditutup. Dampaknya sekitar 800-an pedagang pasar malam yang menggantungkan hidupnya dari pasar malam tidak ada pemasukan. (*)

Wartawan: Agus Muslim, SH
Editor: Yogi Pranata








Gandeng Ormas SKS, PPWI Lebak Gelar Aksi Sosial Bagi-bagi Nasi Kotak

Lebak – Berandankrinews.com. Dewan Pengurus Cabang Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPC PPWI) Kabupaten Lebak menggelar aksi sosial membagikan makanan berupa nasi kotak kepada sejumlah pedagang asongan dan pengayuh becak di Kawasan Perkantoran Pemerintahan Kabupaten Lebak dan Alun-alun Kota Rangkasbitung, Jumat, 06 Agustus 2021.

Kegiatan tersebut terselenggara melalui kerjasama PPWI Lebak dengan dengan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Sejatinya Kita Saudara (SKS).

Kegiatan bakti sosial tersebut merupakan agenda mingguan DPC PPWI Kabupaten Lebak dan SKS Lebak, yang dilaksanakan setiap hari Jumat usai melaksanakan ibadah shalat Jumat di sekitar Kota Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten. “Jum’at berkah ini adalah agenda mingguan kami,

sesuai visi misi dan AD/ART organisasi yang salah satunya adalah melaksanakan kegiatan sosial kepada masyarakat, maka PPWI Lebak berinisiatif akan terus melaksanakan kegiatan ini sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Hari Jumat ini

kami mengadakannya di depan Masjid Agung Al- A’raf Kabupaten Lebak. Semoga ke depan akan lebih banyak lagi yang bisa kami lakukan untuk masyarakat Lebak,” kata Abdul Kabir, Ketua PPWI Kabupaten Lebak saat ditemui awak media ini di sela-sela kegiatan.

Selain itu, lanjut Abdul Kabir, PPWI Kabupaten Lebak yang baru seumur jagung berharap, hadirnya organisasi PPWI bisa bermanfaat dan bisa melakukan sesuatu yang dapat dirasakan oleh masyarakat di tengah-tengah masa sulit seperti ini. Abdul Kabir juga mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada para pihak yang telah membantu terlaksanannya kegiatan ini.

“Meski yang kami lakukan hanya bernilai sedikit, tetapi setidaknya kami berupaya melakukan sesuatu untuk dapat membantu mereka yang terhimpit secara ekonomi di masa sulit ini.

Tidak lupa saya juga selaku Ketua PPWI Kabupaten Lebak mengucapakan banyak terima kasih kepada para pihak yang sudah membantu kegiatan ini,” pungkasnya.

Hal senada dikatakan Ketua SKS, Agus Kuncir. Ia mengaku sangat mendukung kegiatan ini karena ada persamaan visi misi organisasi PPWI dengan Ormas SKS. Agus berharap, sinergitas yang sudah terjalin antara kedua organisasi ini dapat terus ditingkatkan, terutama dalam hal kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Saya berharap, sinergitas antara PPWI dan SKS dapat terus ditingkatkan. Semoga saja apa yang kami lakukan ini dapat bermanfaat dan membantu mereka yang membutuhkan,” pungkas Agus. (KBR/Red)

SMK Negeri 1 Sebatik Barat, Sekolah Berbasis Ketahanan Pangan

Nunukan – “Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Kecamatan Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara(Kaltara), Berdiri di atas kurang lebih 35,5 hektar.

Hal ini disampaikan oleh Kepala sekolah (Kepsek) SMK Negeri 1 Sebatik Barat “Sujud Santoso, S.Pd” kepada wartawan, Senin (03/08/2021).

Kata Sujud, semenjak saya diangkat menjadi kepala sekolah pada tahun 2018, saya membuka lahan seluas 4 hektar, kami tanami pisang jenis kepok pada tahun 2020. Setelah saya membuka lagi lahan 5 hektar kami tanami durian, dan membuka jalan 4 ribu meter untuk menuju ketambak.

Selanjutnya pada tahun 2021 ini, kami bukak lahan seluas 10 hektar kami tanami Buah manggis, kelengkeng, Alpokad, dan durian Akolasi rencana penanaman bulan agustus 2021.

Sujud akui, selaku kepala sekolah sekaligus penanggung jawab maju mundurnya SMK Negeri Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan, Kalimantan utara (Kaltara).

Dikatakan pula bahwa, “Tana dan Lokasi yang Kami Kelolah adalah Hibah dari pemerintah Daerah (Pemda) Nunukan, hingga sekarang sudah sertifikat atas nama SMK Negeri 1 Sebatik Barat”.

“Saya membangun ini tujuannya supaya Siswa mempunyai keahlian dalam mengekulasi bibit buah buahan, kelak Lulusan bisa diandalkan menjadi tenaga ahli bidang pertanian khususnya Tanaman Buah- buahan, dan nantinya SMK Negeri 1 sebatik Barat sebagai pusat bibit Buah – buahan se-Kaltara
bahkan se-indonesia”,ujar Sujud.

Saat ini kata Sujud, “Kami terus berinovasi dan berusaha membangun bagaimana SMK ini bisa menjadi contoh kepada seluruh SMK se-Indonesia bahkan satu- satunya sekolah SMK yang memiliki Kawasan cukup luas dan Strategis”.

“Kami terus membangun dan bekerjasama dengan Masyarakat yang mengerjakannya adalah warga masyarakat sering dibantu
siswa, manakalah Siswa waktu Libur diluar jam belajar mereka datang bergotong royong sekaligus Refresing”, ungkap Suyud.

Lebih lanjut Sujud menyampaikan bahwa, Sekolah SMK sebatik Barat belum memiliki alat berat SMK masih nyewa alat berat untuk membuka lahan.

Konsep kami adalah sebagai sekolah berbasis ketahanan pangan, itu satu- satunya di indonesia dan menuju sekolah agrowisata.

Peningkatan kompetensi perkebunan, perikanan dan akutansi menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (Bosnas) Nasional tahun 2020, per siswa mendapatkan Rp1.600.000, dengan jumlah 500 orang murid.

Pengelolaan lahan SMKN 1 Sebatik Barat untuk perkebuhan bertujuan melatih para siswa terampil dan aktif dalam bidangnya.
Agar sekolah di perbatasan Indonesia-Malaysia ini menjadi sekolah ketahanan pangan”, Jelasnya.

Mengelola kebun seluas 5 Hektar, menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (Bosnas) Nasional tahun 2021 karena membuat danau kurang lebih 2 hektar Luasnya”, ungkap Sujud.

Yuspal/Yutdalin

Presiden GBN Desak Konglomerat dan Orang Kaya Indonesia Turut Tanggung jawab Ke Rakyat Miskin dan Ambruknya UMKM-Informal

Jakarta – Berandankrinews.com – Setelah mengikuti apa yang terjadi di tanah air satu (1) tahun lima (5) bulan terakhir, dera duka nestapa yang dialami rakyat, bangsa dan negeri kita semakin hari semakin berat. Dan tidak bisa diselesaikan sendirian oleh pemerintah Republik Indonesia.

Karena negara kita belum memiliki kemampuan yang cukup untuk memenuhi segala kebutuhan rakyat dan bangsa Indonesia. Untuk berupaya sendirian mengeluarkan rakyat, bangsa dan negeri ini dari dera duka nestapa yang sangat berat.

Untuk itu pada kesempatan yang mulia ini, selaku pribadi, rakyat, bangsa dan warga negara RI, dan sebagai Presiden GBN (Gumregah Bakti Nusantara), kami, dr. Ali Mahsun ATMO, M.Biomed. ingin menyampaikan kepada seluruh konglomerat di negeri ini. Kepada seluruh orang kaya di seluruh tanah air.

Tatkala satu (1) tahun lima (5) bulan sejak maret 2020 dimana rakyat dan bangsa ini di dera krisis kesehatan beserta dampak-dampaknya namun konglomerat dan orang kaya di Indonesia jumlahnya semakin meningkat.

Hal tersebut berbanding terbalik dengan jumlah kemiskian yang semakin melonjak bahkan sekitar 55% atau 160 juta rakyat Indonesia saat ini kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Juga berbanding terbalik dengan ancaman kelaparan rakyat secara massal dan masif yang semakin nyata dan meluas.

Untuk itu kami minta dengan penuh rasa hormat dan rendah hati atas uluran derma para konglomerat dan orang kaya Indonesia. Kenapa? Karena orang-orang kaya dan konglomerat yang mengail rezeki dan ekonomi di negeri ini punya tanggungjawab moral untuk mengentaskan berbagai persoalan dan kesulitan yang hari ini di alami rakyat dan bangsa Indonesia, serta yang teralami negara RI.

Oleh karena itu ulurkan derma kalian semua untuk membantu sebagian besar rakyat Indonesia yang hari ini kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Yang hari ini kesulitan untuk membiayai sekolah anak-anak generasi bangsa kita.

Dermakan sebagaian kekayaan kalian kepada pelaku ekonomi rakyat kecil (kawulo alit), UMKM dan informal yang sebagaian besar gulung tikar terdampak krisis Kesehatan yang sudah berlangsung satu (1) tahun lima (5) bulan.

Sekali lagi para konglomerat dan orang kaya Indonesia punya tanggungjawab moralitas dan balas jasa kepada seluruh rakyat dan bangsa Indonesia, serta negeri ini.

“Tatkala kemiskinan dan ancaman kelaparan masif dan massal semakin nyata dan meluas, tentunya semua pihak tidak ingin terjadi gejolak sosial yang pada ujung dan akhirnya dapat sulit di kendalikan.

Jika hal tersebut terjadi ongkosnya terlalu mahal bagi eksistensi merah putih dan NKRI berdasarkan Pancasila dan di bawah panji-panji Bhineka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa. Sekali lagi,

mohon kiranya para konglomerat dan orang kaya Indonesia untuk turut tanggungjawab ke rakyat miskin dan ambruknya pelaku ekonomi rakyat kecil UMKM-Informal yang saat ini sekitar 60-70% dari 64,5 juta gulung tikar terdampak krisis kesehatan.

Demikian pula kita semua tidak ingin anak-anak generasi milenial penerus bangsa Indonesia putus kuliah dan sekolah akibat krisis ekonomi karena keluarganya kehilangan penghasilan,

dimana pada ujung dan akhirnya dapat terjadi loss generation laksana negeri dan bangsa ini tertimpa gunung cadas sulit untuk bangkit kembali”.

Kepada seluruh rakyat dan bangsa Indonesia, kalian semua harus selalu bersyukur dan mendekatkan diri kepada Tuhan YME., Allah SWT. Karena bersyukur itu jalan terbaik dongkrak optimisme guna tatap ke depan gapai hidup lebih sejahtera secara berkeadilan.

Kita semua harus haqqul yakin dibalik segala kesulitan dan keterbatasan hari ini Tuhan menurunkan anugerah terbesar-Nya kepada rakyat, bangsa dan negeri ini.

Yaitu sebuah cahaya kebangkitan yang sangat terang benderang dari segala arah penjuru guna menyongsong era sejahtera berkeadilan. Insya-Allah dalam tempo secepat-cepatnya keadilan hadir Kembali.

Tata kehidupan yang sejahtera berkeadilan segera terengkuh kembali. Dan negeri adil, makmur dan adidaya lekas tergapai kembali atas kehendak hukum alam semesta Tuhan.

Tetap sehat selalu optimis, salam hormat dan doa kami untuk rakyat dan bangsa Indonesia, Pondok Gede Center’s, Jumat Wage, 6 Agustus 2021 – Presiden GBN, dr. Ali Mahsun ATMO, M. Biomed.

Percepatan Pemulihan Ekonomi Prioritas dalam Rancangan Perubahan KUA PPAS 2021

PANGKALPINANG – BerandaNKRInews.com -Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman menyampaikan rancangan perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021 kepada Anggota DPRD Babel di Ruang Rapat Paripurna, Jumat (6/8/2021).

Pada momen ini, gubernur menjelaskan bahwa pada tahun 2021 perekonomian Babel dihadapkan pada kondisi ketidakpastian akibat merebaknya virus Covid-19. Sehingga, perubahan KUA dan PPAS tahun 2021 difokuskan pada percepatan pemulihan ekonomi melalui  pengembangan potensi daerah berbasis masyarakat dan peningkatan pelayanan dasar.

Dalam perubahan KUA dan PPAS juga mengakomodir beberapa kebijakan yang sudah dilaksanakan akibat adanya perubahan kebijakan dari Pemerintah Pusat seperti, penanggulangan pandemi Covid-19 dan penyesuaian alokasi Dana Transfer Umum, serta mengakomodir perubahan penganggaran akibat adanya perubahan SOTK di lingkungan Pemprov, Babel.

“Dimasa pandemi ini, ada berita baik untuk kita semua. Saya baru mendapat rilis dari Bank Indonesia, bahwa pertumbuhan ekonomi Babel pada triwulan kedua melesat hingga 6.85 persen,” ungkap Gubernur Erzaldi yang disambut riuh tepuk tangan peserta rapat.

Pertumbuhan ekonomi tersebut, dijelaskan gubernur harus dibarengi dengan penurunan angka kasus Covid-19 agar keuangan kita tidak tergerus untuk penanganan pandemi.

Gubernur menerangkan, bahwasanya pandemi ini menyebabkan kinerja sektor industri terkontraksi seperti, pertumbuhan sektor jasa menurun akibat pembatalan transportasi penerbangan, dan daya beli masyarakat menurun seiring dengan kebijakan pembatasan aktivitas masyarakat sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Pertumbuhan ekonomi Bangka Belitung pada triwulan I tahun 2021 mengalami pertumbuhan sebesar 0,97 persen, setelah sebelumnya mengalami kontraksi sebesar 2,3 persen pada tahun 2020.

“Hal ini disebabkan karena di awal tahun 2021 sektor pertanian tumbuh positif seiring dengan meningkatnya permintaan dan harga dari beberapa komoditas unggulan daerah yang kita miliki seperti lada, sawit, dan karet,” ungkap gubernur.

Dengan semakin menggeliatnya sektor tersebut, menunjukkan bahwa usaha Pemerintah Daerah agar lebih bersaing dipasar global mulai membuahkan hasil.

Orang nomor satu di Babel ini juga menyebut, bahwa persentase penduduk miskin di Babel pada tahun 2021 yang semula diperkirakan akan meningkat menjadi sebesar 5,50% sebagai dampak akibat pandemi Covid-19, maka pada perubahan KUA ini ditargetkan menjadi 4,70%.

Adapun beberapa prioritas pembangunan dalam perubahan kebijakan belanja dan rencana pendanaan perangkat daerah, yang diantaranya adalah pengembangan pembangunan agropolitan, pembangunan bahari, pengembangan pariwisata, peningkatan ekonomi masyarakat, pembangunan pendidikan, dan pembangunan kesehatan.

Guna memenuhi kebutuhan belanja prioritas sebagaimana dimaksud, maka dalam rancangan perubahan KUA dan perubahan PPAS TA 2021, dialokasikan anggaran sebesar Rp 2.843.516.230.218 (dua triliun delapan ratus empat puluh tiga milyar lima ratus enam belas juta dua ratus tiga puluh ribu dua ratus delapan belas rupiah) dimana Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditetapkan sebesar Rp 749.455.044.038. (tujuh ratus empat puluh sembilan milyar empat ratus lima puluh lima juta empat puluh empat ribu tiga puluh delapan rupiah).

“Inilah wujud sinergi dan kerjasama yang baik antara eksekutif dan legislatif dalam membangun daerah yang kita cintai. Semoga apa yang kita lakukan ini dapat berkontribusi secara positif terhadap kemajuan Babel yang pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakatnya,” tutupnya.

Wartawan: YP
Sumber: Diskominfo Babel