Tanjung Selor–Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) maupun Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) bagi Siswa ditingkat SMA/SMK tahun ini, bakal digelar lebih awal dari tahun-tahun sebelumnya.
Bertepatan dengan agenda Pemilu serentak dan memasuki bulan Ramadan menjadi pertimbangan dimajukannya pelaksanaan ujian 2019.
Berkaitan dengan itu, Irianto Lambrie meminta kepada pihak sekolah untuk menyiapkan lebih awal. Begitu pun kepada anak-anak, para siswa yang akan mengikuti ujian, agar giat belajar, siapkan mental dan fisik.
“Jangan jadikan Ujian Nasional sebagai beban, ikuti dengan rileks dan harus optimis bisa,” Kata Irianto Lambrie, Selasa (29/1/19).
Sebagai informasi, UN jenjang SMA dan SMK di Kaltara pada 2019 ini sudah 100 persen dengan sistem UNBK (ujian nasional berbasis computer).
Sementara untuk jenjang SMP atau MTs tahun ini sudah mencapai 71,3 persen UNBK. Meningkat dari tahun lalu, yang baru 52 persen. (**/Humas Permprov Kaltara).
Surabaya, Berandankrinews.com– Kalimantan Utara (Kaltara) kembali mendapatkan penghargaan di tingkat Nasional. Kali ini di bidang pelayanan publik.
Kaltara meraih penghargaan Adhi Purna Prima Award, sebagai provinsi terbaik di bidang pelayanan publik pada ajang “APPSI Anugrah Gubernur 2018” yang digelar di Hotel Shangrila Surabaya, Jawa Timur, Senin (28/1/19) malam.
Dengan mengusung tema: “Spirit Layanan Prima Provinsi Termuda”, Kaltara berhasil mengungguli dua provinsi lainnya dalam bidang ini. Yaitu Provinsi Jawa Barat di posisi kedua dan Jawa Timur di tempat ketiga.
Selain menjadi yang terbaik di bidang pelayanan publik, Kaltara juga masuk nominasi di dua bidang lainnya. Yakni, bidang Pendidikan dan Partisipasi Masyarakat.
Keberhasilan Kaltara mendapatkan penghargaan di bidang pelayanan publik, sejalan dengan prestasi DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Provinsi Kaltara yang berhasil masuk dalam peringkat PRIMA, bersama dengan 24 PTSP (pelayanan terpadu satu pintu) provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia.
Peringkat atau klasifikasi PTSP PRIMA, adalah merupakan penilaian tertinggi, Kaltara sendiri memiliki skor 331. Ruang lingkup penilaian yang dilakukan terdiri dari profil PTSP daerah, sistem pelaporan, proses izin yang real-time, kinerja PTSP dalam rangka pemeringkatan, sekaligus koordinasi dalam forum komunikasi PTSP nasional.
Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie menuturkan, Dari penghargaan ini, hal pertama, kita wajib bersyukur. Karena sebagai provinsi baru, Kaltara mampu bersaing bahkan bisa mengungguli provinsi lain yang usianya jauh di atas kita.
Kemudian yang kedua, jadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk berbuat lebih baik lagi. Terus bekerja keras, kerja cerdas dan berinovasi. (**/Humas pemprov Kaltara).
Nunukan, Berandankrinews.com– Pemerintah Daerah saat ini telah menetapkan pembangunan di wilayah perbatasan sebagai salah satu agenda prioritas kebijakan.
Salah satu sektor yang menjadi fokus pembangunan di wilayah perbatasan adalah sektor pertanian. Sektor ini dinilai dapat menghasilkan nilai tambah bagi masyarakat. Untuk itu, diperlukan langkah khusus agar sektor pertanian bisa turut mendongkrak pertumbuhan ekonomi utamanya di wilayah perbatasan.
Guna mendukung suksesnya program pemerintah tersebut sejak kedatangannya Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 613/Raja Alam berkomitmen mengajak dan membantu masyarakat di wilayah perbatasan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dengan melaksanakan kegiatan panen pertanian bersama masyarakat dari hasil kebun Pos Sei Ular SSK II Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 613/Raja Alam di Desa Sekadayun Taka Kecamatan Seimanggaris Kabupaten Nunukan, Kaltara.
Dengan hasil Panen pertanian berupa sayuran di lahan perkebunan sekitar Pos Sei Ular, merupakan hasil panen yang pertama kali dilakukan oleh Satgas Pamtas dan masyarakat. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Komandan SSK II Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 613/Raja Alam, Kapten Inf. Arnold Albert Hitipeuw, Kepala Desa Sekadayun Taka, Putra Sinar Jaya, Kepala Dewan Adat Kenya Kwing Surang, Ketua RT. 01 Kampung Sei Ular, Aidil Fitri, Ketua RT. 02 Kampung Sei Ular, Eka dan para warga di Desa Sekadayun Taka.
Adapun beberapa tanaman yang berhasil dipanen berupa sayuran diantaranya tomat, terong, bayam, sawi dan pare. Selain memanen hasil pertanian, kegiatan penyuluhan juga diberikan kepada masyarakat tentang cara bercocok tanam sayuran dilahan gambut yang disampaikan oleh Sertu Desis Eka Triantara, Danpos Sei Ular.
Menurut Sertu Desis, lahan di sekitar Pos Sei Ular ini merupakan lahan tidur yang tidak dimanfaatkan karena mengandung tingkat keasaman yang cukup tinggi sehingga beberapa kali berusaha ditanami oleh masyarakat namun tidak berhasil, Akan tetapi berkat kerja keras dari anggota Pos Sei Ular dengan menggunakan tehnik bercocok tanam yang benar sehingga saat ini lahan tersebut dapat diolah menjadi lahan pertanian bahkan dapat menghasilkan tanaman sayuran yang subur sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat di wilayah sekitar Pos, selasa (29/1/19).
Komandan SSK II Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 613/Raja Alam, Kapten Inf. Arnold Albert Hitipeuw mengatakan bahwa, walaupun saat ini kami sedang bertugas menjaga keamanan perbatasan NKRI, kami juga berusaha melaksanakan kegiatan ketahanan pangan secara maksimal khususnya di wilayah perbatasan dalam rangka mendukung program pemerintah dan membantu masayarakat.
Sementara menurut Kepala Desa Sekadayun Taka, Putra Sinar Jaya menyampaikan bahwa, kegiatan panen ini merupakan kegiatan yang sangat inspiratif dan mendapat tanggapan positif dari warga.
“Kami sangat berterima kasih kepada Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 613/Raja Alam karena telah memberikan contoh dan motivasi yang baik kepada masyarakat Desa Sekadayun Taka untuk dapat memanfaatkan lahan kosong guna dijadikan lahan pertanian yang dapat menghasilkan tanaman yang subur,” Kata Putra Sinar Jaya. (**)
Nunukan, Berandnkrinews.com–Polres Nunukan melalui Satuan Lalulintas Polres Nunukan Kembali Kampanyekan Milineal’s Road Safety Festival Di Star Arena Trabas Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Sabtu (26/1/19) kemarin.
TNI Polri bersama Club Trabas kampayekan Milineal’s Road Safety Festival.
Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro SIK, MH, bersama Dandim ,Danlanal, Dansatgas Pamtas 613/RJA dan Anggota Club’ Trabas mengkampanyekan Milineal’s Road Safety Festival.
Kegiatan yang merupakan program korslantas ini dilaksanakan pada 2 Februari hingga 23 Maret 2019, untuk mewujudkan generasi Milenial’s yang cinta lalulintas menuju Indonesia Gemilang.
Kegiatan ini guna untuk memberikan pemahaman pentingnya keselamatan dijalan raya bagi pengendara khususnya kaum milenial.
Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro, SIK, MH, menuturkan, Melenial’s Road Safety Festival yang menjadi program Kors lantas Polri, polres Nunukan mendukung dan mengkampanyekan serta mensosialisasikan melalui media sosial dan lainya dengan mengedepankan fungsi lalu lintas dan fungsi humas.
Dikatakan Kapolres, Tertib berlalu lintas dijalan raya hal yang sangat penting, khususnya bagi kaum milenial, karena rata-rata dinunukan pelajar yang paling banyak mengunakan kendaraan.
“Pelajar yang hampir 70 Persen menggunaan kendaraan dinunukan,” Kata AKBP Teguh Triwantoro, Minggu (27/1/19).
Menurutnya, tertib berlalu lintas di jalan raya sangat penting bagi kaum milenial dengan jumlah yang cukup banyak mengunakan kendaraan dijalan. Apabila kelompok milenial tidak di kelola dengan baik maka dapat menimbulkankan pelanggaran lalu lintas, sehingga berdampak negatif bagi kepolisian satlantas selaku pengemban tertib lalu lintas.
Sementara puncak kegiatan Milenial’s Road Safety Festifal akan dilaksanaan Polda Kaltara dan Jajaran Polres Kaltara pada 21 maret 2019 dengan merangkul kaum Milenial bersama satuan lalulintas menjadi kelompok yang cinta terhadap lalu lintas.
Milenial’s Road Safety Festival disosialisasikan melalui media sosial, TV, Radio, dan Media Online maupun cetak.
Diharapkan nantinya, Kaum Milenial yang telah dirangkul dapat menjadi pelopor keselamatan berlalulintas dan menjadi kelompok Milenial yang cinta lalu lintas. (**)
TANJUNG SELOR, Berandankrinews.com–Pembangunan gedung kantor Sekretariat Provinsi (Setprov) Kalimantan Utara (Kaltara) yang berlokasi di Jl Kolonel Soetadji, Tanjung Selor (eks kantor Gubernur Lama) tahun ini kembali dilanjutkan. Tahapan yang akan dikerjakan, yakni pembangunan struktur pondasi.
Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Kaltara, Sudjadi mengungkapkan, bangunan Gedung Sekretariat Pemerintah Provinsi (Pemprov), yang nantinya juga akan difungsikan sebagai Kantor Gubernur itu, telah memasuki pengerjaan tahap kelima.
Saat ini, kata Sudjadi, prosesnya sudah masuk pada tahap persiapan dokumen lelang. “Tahun ini, kita laksanakan pekerjaan struktur pondasi. Di antaranya, dilaksanakan bore pile untuk dinding penahan tanah atau yang kita sebut dengan pekerjaan soldier pile, terang Sudjadi.
Diungkapkan, saat ini tim DPUPR-Perkim masih melakukan persiapan dokumen lelang. Termasuk penyusunan HPS atau Harga Perkiraan Sendiri yang digunakan untuk perhitungan biaya atas pekerjaan/jasa. Ini sesuai dengan syarat-syarat yang ditentukan dalam dokumen pemilihan penyedia barang/jasa.
Kita masih dalam tahap penyusunan HPS. Mengenai alokasi biaya pekerjaan nanti akan kita sesuaikan dengan anggaran yang ada, unggap Sudjadi. Ditambahkan, bangunan ini nantinya memiliki dua lantai basement untuk pemenuhan fasilitas areal parkir kendaraan.
Sebagai informasi, pada tahap sebelumnya pembangunan gedung Sekretariat Provinsi dilakukan pengerjaan pengadaan tiang pancang beserta pemasangannya. Kegiatan dengan alokasi anggaran sebesar Rp 46 miliar itu, kini sudah 100 persen selesai dikerjakan.
Untuk diketahui, proyek pembangunan gedung kantor ini tidak dikerjakan secara kontrak multiyears atau tahun jamak, tetapi dikerjakan secara parsial. (**/humas Pemprov Kaltara)