Pertama kali Kapolres Bone dan Forkopimda Gelar Konferensi Pers Hasil Operasi Pekat Jelang Idul Fitri 1446 H



Bone-Berandankrinews.com
Jelang berakhirnya bulan suci Ramadan dan memasuki puncak Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Polres Bone bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar konferensi pers hasil operasi penyakit masyarakat (pekat) di Aula Terbuka Mapolres Bone, Selasa (25/3/2025).

Dalam konferensi pers tersebut, Kapolres Bone, AKBP Erwin Syah, S.I.K., M.H., memaparkan hasil operasi yang telah dilakukan selama beberapa pekan terakhir. Adapun hasil operasi tersebut adalah sebagai berikut:

•Minuman keras: 79 dus minuman keras golongan A dan B, serta 40 liter tuak tradisional.
•Petasan: 33 buah petasan.
•Balapan liar: 138 unit sepeda motor, 3 unit mobil, 123 unit kendaraan penonton, dan 105 buah knalpot racing.
•Kasus asusila: 13 pasangan di luar nikah, 7 pasangan di luar nikah di bawah umur, dan 1 pasangan LGBT (perempuan).
•Penyalahgunaan lem fox: 5 orang laki-laki.
•Narkotika: 47 kasus dan 2 daftar pencarian orang (DPO) dengan barang bukti 70,8 gram sabu dan 100,7 gram ganja.

Kapolres Bone menjelaskan bahwa operasi pekat ini dilakukan untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif selama bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri. “Kami ingin masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” ujar Kapolres.

Konferensi pers tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat Forkopimda Bone dan para pejabat utama Polres Bone.

Satpolairud Polres BoneTangkap Pria di Bone, Diduga Edarkan Detonator Rakitan Ilegal



BONE -Berandankrinews.com
Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Bone berhasil mengamankan seorang pria terduga pelaku kepemilikan bahan peledak berupa detonator rakitan jenis “lappa-lappa” di kawasan pesisir Bone, Sulawesi Selatan, Senin (24/3/2025).

Terduga pelaku berinisial MF alias AD (35), warga Lingkungan Bajo, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, ditangkap saat ditemukan membawa 12 batang detonator rakitan jenis lappa-lappa yang disimpan dalam kantong celananya.

Kapolres Bone AKBP Erwin Syah, S.I.K., M.H Melalui Kasat Polairud Polres Bone, AKP Bunga Salu, S.Sos,, menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan sekitar pukul 10.00 WITA setelah menerima informasi dari masyarakat.

“Kami mendapat informasi tentang adanya aktivitas penjualan bahan peledak di kawasan pesisir. Tim langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menemukan tersangka yang diduga akan menjual detonator tersebut kepada nelayan setempat,” ujar AKP Bunga Salu, S.Sos.

Tim operasi yang dipimpin Kanit Gakkum Satpolairud Polres Bone, IPDA Andi Syarifuddin, SH, bersama lima personel langsung melakukan penggeledahan terhadap tersangka dan menemukan barang bukti berupa 12 batang detonator rakitan jenis lappa-lappa.

Lappa-lappa merupakan sebutan lokal untuk detonator rakitan yang biasa digunakan dalam praktik penangkapan ikan dengan cara meledakkan terumbu karang. Praktik ini tergolong ilegal karena merusak ekosistem laut dan membahayakan keselamatan.

Tersangka terancam dijerat dengan Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan bahan peledak dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

“Terduga pelaku beserta barang bukti saat ini telah diamankan di Markas Komando (Mako) Satpolairud Polres Bone untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” tambah AKP Bunga Salu, S.Sos.

Kasat Polairud Polres Bone mengimbau kepada nelayan untuk tidak menggunakan bahan peledak dalam menangkap ikan karena selain melanggar hukum, praktik tersebut juga merusak ekosistem laut dan membahayakan kelangsungan hidup biota laut untuk jangka panjang.

“Kami akan terus melakukan patroli dan operasi untuk mencegah penggunaan bahan peledak dalam aktivitas penangkapan ikan di perairan Kabupaten Bone,” pungkas AKP Bunga Salu.(*)

Pesan Kawulo Alit Ke Presiden Prabowo: Lebih Waspada dan Hati-Hati



Jakarta,Berandankrinews.com
“Kudu luwe waspodo lan ngati-ngati, harus lebih waspada dan hati-hati”. Itulah pesan kawulo alit ke Presiden Prabowo Subianto ditengah pendulum dinamika politik Indonesia makin ekskalatif 5 bulan kepemimpinannya. Hal tersebut disampaikan oleh dr Ali Mahsun ATMO M Biomed, Presiden Kawulo Alit Indonesia (KAI), Jakarta, Selasa, 25 Maret 2025.

Kekuatan-kekuatan orde lama, orde baru, dan era reformasi saling memasang kuda-kuda yang memiliki sumber daya similiar dan seakan saling menyandra. Dengan bekal lebih dari cukup dan berani hadapi resiko apapun,

selaku Presiden KAI, kami yakin Presiden Prabowo Subianto mampu meluruhkan, menyatukan dan mengatasinya. Bahkan mampu wujudkan stabilitas sosial ekonomi dan politik pasca 6 bulan kabinet merah putih yang dipimpinnya, imbuh dokter ahli kekebalan tubuh lulusan FK Unibraw Malang dan FKUI Jakarta.

Ketua Umum Asosiasi PKL Indonesia ini menegaskan bahwa Kawulo alit Indonesia tegak lurus, dukung penuh dan bertekad bulat sukseskan kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto hingga 2029. Juga meyakini mampu mewujudkan Indonesia maju, adil dan makmur.

Untuk itu lanjutkan Presiden Prabowo kembalikan tanggul Indonesia tanpa kebocoran. Lanjutkan tegakkan hukum, berantas para mafia dan koruptor dengan tegas tanpa pandang bulu, serta terjadi efek jera. Lanjutkan efisiensi tata kelola bangsa dan negara tanpa in-efisiensi, tanpa praktek-praktek korupsi, dan tanpa penggunaan anggaran negara tidak tepat sasaran.

Apapun resikonya, tegakkan azas pasal 33 UUD 1945 dengan merombak secara revolusioner tata kelola migas dan minerba, serta kekayaan perkebunan, perikanan, kelautan dan kemaritiman negeri yang sangat melimpah. Dan diperuntukkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat secara berkeadilan, serta wujudkan Indonesia maju dan adidaya.

Tegakkan kedaulatan bangsa dan negara ditengah ketidakpastian global. Wujudkan swasembada pangan dan energi, serta pertumbuhan ekonomi 8%. Dibawah Presiden Prabowo, Indonesia mampu mewujudkannya.

Sekali lagi, pesan kawulo alit ke Presiden Prabowo Subianto, kudu luwe waspodo lan ngati-ngati. Karena nasib dan masa depan Indonesia untuk mampu adil makmur maju dan adidaya ada dipundak Presiden Prabowo Subianto, pungkas Ketua Umum Bakornas LKMI PBHMI 1995-1998 dan Pembantu Rektor Undar Jombang Jatim 2010-2012.

Wujudkan Mudik Aman Keluarga Nyaman, Polres Bone Buka Layanan Penitipan Barang dan Kendaraan

BONE – Berandankrinews.com
Menjelang hari raya Idul Fitri 1446 H tahun 2025, Polres Bone membuka layanan penitipan barang berharga dan kendaraan bagi masyarakat yang akan mudik ke luar daerah.

Masyarakat dapat melakukan Penitipan barang berharga dan kendaraan di Kantor Polres Bone maupun Polsek Jajaran di wilayah hukum Polres Bone.

Penitipan Barang berharga dan kendaraan di Polres Bone merupakan inisiatif dari Kapolres Bone AKBP Erwin Syah, SIK.,MH guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif selama periode mudik dan arus balik Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah.

Kapolres Bone AKBP Erwin Syah, SIK.,MH mengungkapkan bahwa, layanan ini disediakan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang hendak meninggalkan rumah untuk mudik.

“Untuk persiapan mudik, kami akan sediakan kantong-kantong parkir bagi masyarakat yang ingin mudik. Agar kendaraannya aman, bisa dititipkan di seluruh Polsek, Polres dan nantinya akan kita jaga,” ucap Kapolres Bone. Senin (24/3/2025).

Lanjutnya, Layanan penitipan barang berharga dan kendaraan gratis ini diharapkan dapat memberikan ketenangan bagi para pemudik, sehingga mereka dapat merayakan Idul Fitri dengan keluarga di kampung halaman tanpa rasa khawatir.

“Jadi Tagline Mudik Aman, Keluarga Nyaman bukan sekadar slogan, tetapi wujud nyata komitmen Polres Bone dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pemudik. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat dapat menikmati momen Idulfitri tanpa rasa khawatir”, Jelasnya.

AKBP Erwin Syah juga menyampaikan bahwa, Polres Bone juga telah membuka layanan call center mudik Polri 110 yang bisa dimanfaatkan pemudik ketika terjadi sesuatu yang mendesak.

“Call Center 110 diperuntukkan bagi keadaan darurat untuk mendapatkan informasi layanan kepolisian, termasuk seputar pengamanan mudik. Dengan layanan ini, masyarakat tidak perlu bingung atau panik jika menghadapi situasi darurat selama perjalanan,” Ujarnya.

Selain menyediakan tempat penitipan kendaraan dan Informasi seputar Call Center Polri, Polres Bone juga akan meningkatkan patroli di wilayah perumahan untuk mencegah tindak kejahatan selama rumah ditinggal mudik.

“Kita terjunkan tim Patroli Presisi Sat Samapta Polres Bone untuk turun melaksanakan Patroli di kompleks dan rumah kosong yang ditinggalkan warga untuk mudik ,” Terang AKBP Erwin.

Wabup Bone Andi Akmal Pasluddin Hadiri di Rakor Strategi Percepatan Kegiatan Optimasi Lahan dan Cetak Sawah 2025


JAKARTA -Berandankrinews.com
Dalam rangka mendukung tercapainya swasembada pangan nasional, Kementerian Pertanian Republik Indonesia terus berupaya meningkatkan produksi pangan dalam negeri melalui kegiatan optimasi lahan dan cetak sawah.

Upaya ini diperkuat dengan Rakor Strategi Percepatan Kegiatan Optimasi Lahan dan Cetak sawah 2025 di Hotel Aston Jakatarta, Senin (24/3/2025).

Rakor Strategi Percepatan Kegiatan Optimasi Lahan dan Cetak Sawah 2025 dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Bone Andi Akmal Pasluddin didampingi Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Kabupaten Bone, Nurdin.

Kegiatan Rakor Strategi Percepatan Kegiatan Optimasi Lahan dan Cetak Sawah 2025 ini dibuka oleh Plt. Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Kementerian Pertanian Husnain MP., MSc., Ph.D.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi antar berbagai pihak terkait, guna memastikan pelaksanaan program optimasi lahan dan cetak sawah berjalan efektif dan efisien serta menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dalam rangka mewujudkan
swasembada pangan.

Kementerian Pertanian
berupaya terus meningkatkan produksi padi melalui penambahan luas tanam padi dengan kegiatan Optimasi Lahan (Oplah) dan Cetak Sawah Rakyat (CSR) yang tersebar
pada 21 provinsi.

Berdasarkan capaian pelaksanaan SID maupun konstruksi fisik Oplah dan CSR sampai Maret 2025 yang masih rendah, serta memperhatikan capaian kinerja Oplah 2024 yang belum optimal, diperlukan komitmen semua pihak untuk melakukan percepatan
penyelesaian dalam waktu yang telah ditetapkan.

Wabup Bone, Andi Akmal menyampaikan bahwa dalam Rakor berbagai strategi dibahas untuk meningkatkan produktivitas lahan, memperluas areal persawahan, serta mengatasi tantangan di lapangan guna memanfaatkan potensi lahan secara optimal demi mendukung target nasional di sektor pertanian.

Wabup Bone Andi Akmal Pasluddin juga menyampaikan pada Rakor agar ada perhatian khusus terhadap Kabupaten Bone sebagai daerah penghasil beras nomor 5 di Indonesia dengan Optimalisasi Lahan dan Cetak Sawah serta untuk bantuan irigasi dan Pompa air biasa pompa celup agar air di sungai-sungai bisa digunakan untuk pertanian.

Melalui sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi, dan TNI, diharapkan target swasembada pangan nasional dapat tercapai, sehingga ketahanan pangan Indonesia semakin kuat dan berkelanjutan. (*)