Pemkab Nunukan Perkuat Literasi Dasar Anak di Wilayah Pedalaman dan Terpencil Melalui Pelatihan Fasilitator Daerah

863414241_1107779971970730_8438686859709916763_n

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan melaksanakan kegiatan Training Of Trainner (ToT) Fasilitator Daerah Program Literasi Dasar Kelas Awal Wilayah Pedalaman dan Terpencil. Senin (26/10/26)

Kegiatan yang dilaksnakan di ruang pertemuan Lantai IV Kantor Bupati Nunukan ini bertujuan untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan agar menjangkau seluruh wilayah, termasuk daerah pedalaman dan terpencil.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H. Muhammad Amin, SH, mewakili Bupati Nunukan secara resmi membuka kegiatan tersebut. Pelatihan ini juga dihadiri Anggota DPRD Kab. Nunukan, Policy Adviser INOVASI Jakarta Balasilius Bengoteku, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Hj. Erlina, ST, M.A.P, Ketua Dewan Pendidikan Ambrosius, serta diikuti para guru-guru terpilih yang dipersiapkan sebagai calon fasilitator daerah dari wilayah Krayan, Sebuku, Sembakung, Sei Menggaris, dan Lumbis.

Dalam sambutan Bupati Nunukan yang dibacakan oleh H. Muhammad Amin, SH, Pemerintah Daerah menyambut baik pelaksanaan kegiatan pada hari ini.

“Karena peningkatan kualitas pendidikan harus menjangkau seluruh wilayah Kabuoaten Nunukan, termasuk saerah pedalaman dan terpencil,”ujarnya.

Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengajarkan literasi dasar kepada anak-anak di kelas awal.

“Setelah mengikuti pelatihan ini, ilmu yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dan dibagikan kepada guru-guru lain di wilayah masing-masing,”ungkapnya lagi.

Pada kesempatan itu pula, Policy Adviser INOVASI Jakarta Balasilius Bengoteku, juga menjelaskan bahwa Training Of Trainner (ToT) adalah melatih oramg yang akan menjadi pelatih atau pembimbing yang akan menjadi fasilitator literasi.

“Karena apabila Kepala Dinasnya terlalu jauh, pengawasnya kurang, dan Bupatinya sibuk maka yang akan menjadi andalan para guru adalah para fasilitator. Ada fasilitator daerah dan ada fasilitator di gugus, maka akan mendekatkan yang jauh dan guru bisa melaksanakan tugasnya dengan baik di kelas bersama muridnya karena dibantu oleh para fasilitator khususnya di daerah-daerah pedalaman dan terpencil,”ungkapnya.

Selain itu, Anggota DPRD Kab. Nunukan Muhammad Mansyur menyampaikan apresiasi dan sangat menyambut baik legiatan yang diadakan oleh INOVASI pada hari ini.

“Maka dari itu saya meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan agar memorsikan anggaran untuk gugus tugas nantinya khusunya di wilayah 3T,”ungkapnya.

(PROKOMPIM)