Bupati Nunukan Resmi Buka Rakor Bunda PAUD: Satu Tahun Prasekolah, Fondasi Generasi Emas 2045

IMG_20260831_163416

NUNUKAN – Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, S.E., secara resmi membuka Rapat Koordinasi Bunda PAUD se-Kabupaten Nunukan Tahun 2026 pada Senin, 31/8/2026. Rakor ini mengusung tema “Satu Tahun Prasekolah, Langkah Awal Menuju Generasi Emas Tahun 2045”.

Acara ini dihadiri para Bunda PAUD kecamatan dan desa, kepala perangkat daerah, camat, lurah, guru serta tenaga pendidik PAUD, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Nunukan.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini adalah tanggung jawab kita bersama, karena di tangan anak-anaklah masa depan daerah dan bangsa berada.

“Pendidikan prasekolah bukan sekadar soal kemampuan membaca, menulis, dan berhitung. Yang terpenting adalah membentuk anak agar tumbuh sehat, mandiri, percaya diri, berkarakter baik, dan mampu bersosialisasi dengan lingkungannya,” ujar Bupati.

Ia juga menekankan pentingnya kesempatan yang sama bagi setiap anak, tanpa memandang tempat tinggal. Baik di pusat kota, perbatasan, pedalaman, maupun daerah terpencil.

Mengingat luas wilayah Kabupaten Nunukan mencapai 14.250 km² dengan 232 desa, serta kondisi wilayah berupa kepulauan dan banyak daerah yang terisolir, dukungan dari pemerintah provinsi maupun pusat sangat dibutuhkan.

“Pembangunan PAUD tidak bisa dilakukan sendiri. Kita membutuhkan kerja sama antara pemerintah, Bunda PAUD, guru, orang tua, dan seluruh masyarakat,” tegasnya.

Bupati berharap Bunda PAUD terus hadir di tengah masyarakat, turun langsung melihat kondisi di lapangan, mendengar kebutuhan guru dan orang tua, serta bersama-sama mencari solusi yang tepat.

Kepada para guru PAUD, Bupati menyampaikan apresiasi atas ketulusan dan kesabaran dalam mendampingi anak-anak.

“Tugas Bapak dan Ibu sangat mulia, karena dari tangan dan kasih sayang Bapak Ibu, karakter anak-anak kita mulai dibentuk,” katanya.

Sementara kepada para orang tua, ia mengingatkan bahwa pendidikan pertama dan utama dimulai dari rumah.

“Berikan kasih sayang, perhatian, waktu bermain dan belajar bersama anak-anak. Jangan biarkan gawai menggantikan peran orang tua,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan kerja sama dan peluncuran berbagai program inovasi. Bupati berpesan agar semua program yang disepakati tidak berhenti di atas kertas atau seremoni, melainkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh anak-anak dan masyarakat di seluruh penjuru Kabupaten Nunukan.

“Kita ingin anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan mandiri. Mari kita satukan langkah dan bergandengan tangan membangun PAUD yang lebih baik di Kabupaten Nunukan,” ajaknya.

Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, Rapat Koordinasi Bunda PAUD se-Kabupaten Nunukan Tahun 2026 secara resmi dibuka.

“Semoga rakor ini melahirkan gagasan dan langkah nyata demi masa depan anak-anak di perbatasan NKRI,”tutupnya.

Padli/admin