103 Mahasiswa Politeknik Negeri Nunukan Diwisuda dalam Wisuda Ke-IV Politeknik Negeri Nunukan (PNN) Tahun 2026
NUNUKAN – Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Drs.Raden Iwan Kurniawan, M.AP menghadiri Wisuda Ke-IV Politeknik Negeri Nunukan (PNN) Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Laboratorium Terpadu Politeknik Negeri Nunukan. Selasa (13/10)
Kegiatan tersebut diikuti oleh 103 wisudawan dan wisudawati, serta dihadiri Gubernur kalimantan utara, Drs.zainal A. paliwang ,SH., M.Hum, Direktur Politeknik Negeri Nunukan Arkas Viddy, Anggota DPRD kabupaten Nunukan Andi Fajrul Syam, Camat Nunukan Selatan, Forkopimda Kabupaten Nunukan, para dosen pemgajar dan orang tua wisudawan.
Rangkaian wisuda diawali dengan prosesi senat dan doa pembukaan, dilanjutkan laporan Direktur Politeknik Negeri Nunukan , prosesi wisuda, pengukuhan wisudawan, pengucapan janji wisudawan, serta pengumuman wisudawan terbaik dan penyerahan penghargaan.
Sebelum menyampaikan Orasi ilmiahnya Gubernur Kalimantan Utara Mengucapkan selamat Ulang Tahun Kabupaten Nunukan yang ke-27 Tahun,
Pada kesempatan itu , Zainal paliwang menyampaikan orasi ilmiah tentang sinergi pendidikan vokasi dan transformasi daerah mewujudkan output kelulusan unggul, berdaya saing, dan berdampak menuju indonesia Emas 2045 .
Indonesia emas 2045, menurut Zainal Arifon Paliwang merupakan visi besar bangsa Indonesia tentang pembangunan jangka panjang nasional tahun 2025- 2045. Visi ini bukan sekedar pemberian yang jatuh dari langit melainkan sebuah hal yang harus dibangun secara bertahap dan terukur.
Menurutnya, cita-cita Indonesia Emas 2045 perlu didukung pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Pendidikan vokasi memiliki peran penting dalam menyiapkan tenaga kerja terampil, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan dunia usaha serta dunia industri (DUDI).
“Kita tidak hanya membutuhkan orang yang kuat secara teori, tetapi juga tenaga terampil yang mampu bekerja, berinovasi, dan menyelesaikan persoalan di lapangan. Gubernur menilai Politeknik Negeri Nunukan memiliki posisi strategis dalam menyiapkan SDM yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan pembangunan di Kalimantan Utara terutama di wilayah perbatasan yang memiliki peluang pengembangan ekonomi dan industri.
Zainal melihat peluang bagi lulusan sejumlah program studi, seperti lulusan Teknologi Hasil Perikanan yang diharapkan mampu mengembangkan inovasi pengolahan hasil laut, terutama rumput laut yang menjadi salah satu komoditas unggulan Kabupaten Nunukan.
Melalui hilirisasi dan diversifikasi produk, komoditas perikanan diharapkan tidak hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi dapat diolah menjadi produk bernilai tambah yang meningkatkan pendapatan petani dan nelayan.
Sementara itu, lulusan Teknik Alat Berat diharapkan mampu mengambil peluang dari pembangunan kawasan industri dan proyek strategis di Kaltara, termasuk Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI), Kawasan Industri Pelabuhan Indonesia (KIPI), serta pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).
“Lulusan vokasi dari Nunukan harus berani mengambil peluang dan mengisi posisi strategis dalam pembangunan daerah, bukan hanya menjadi penonton,” ucapnya.
Untuk lulusan Teknik Sipil Infrastruktur Perkotaan, Zainal paliwang berharap kompetensi yang dimiliki dapat mendukung pembangunan infrastruktur, termasuk peningkatan konektivitas jalan di wilayah pedalaman dan perbatasan, salah satunya melalui pembangunan ruas jalan Malinau –Krayan yang menjadi bagian dari upaya memperkuat aksesibilitas masyarakat.
Adapun lulusan Administrasi Bisnis diharapkan berkontribusi dalam memperkuat koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), serta mengembangkan perdagangan lintas batas dan ekonomi kreatif agar semakin berdaya saing.
Zainal menegaskan keberhasilan lulusan tidak hanya diukur dari capaian akademik dan keterampilan teknis, tetapi juga dari integritas, etos kerja, kedisiplinan, dan kemampuan menyelesaikan persoalan di lapangan.
“Lulusan yang berdampak bukan hanya mereka yang mendapatkan pekerjaan, tetapi juga mereka yang berani menciptakan lapangan kerja dan memberikan solusi bagi masyarakat,” katanya.
Sebelum mengakhiri orasi ilmiahnya, Zainal paliwang berpesan agar seluruh wisudawan dan wisudawati terus belajar, berinovasi, serta mengambil bagian dalam pembangunan daerah.turut memberikan hadiah kepada wisudawan lulusan terbaik.
(PROKOMPIM)
