Polres Nunukan Sembelih 15 Ekor Hewan Kurban di Idul Adha 1440 H

Nunukan-Kepolisian Resor (Polres) Nunukan melaksanakan kegiatan sholat idul Adha 1440 H dan pemotongan 15 ekor hewan kurban, yang terdiri dari 12 ekor sapi dan 3 ekor kambing di Halaman Tribrata Mapolres Nunukan, Minggu (11/8/19).

“Usai sholat Idul Adha 1440 H yang dipimpin Ustad Wildan Hakim S. Pd, dilanjutkan dengan penyerahan kurban, tadi diserahkan langsung oleh Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro sebanyak 12 ekor Sapi dan 3 ekor kambing,” Ujar Iptu Karyadi Kasubag Humas Polres Nunukan.

Dikatakan Karyadi, Penyerahanya tadi secara simbolis langsung kepada Ustad Afud Ponadi, Personil Satgas Pamtas Yonif 600 Modang dan personil Satbrimob Pelopor c Nunukan.

Lanjutnya, Pemotongan hewan kurban sebagai bentuk merayakan hari raya kurban usai pelaksanaan Sholat Idul Adha, yang dihadiri oleh jajaran pejabat Polres Nunukan, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Nunukan, Personil Jajaran Polres Nunukan, Personil Satgas Pamtas Raider 600 Modang, Personil Lanal Nunukan, Personil Kompi Brimob Nunukan, PNS Kejaksaan Negeri Nunukan, PNS Pengadilan Negeri Nunukan dan Masyarakat sekitar Polres Nunukan.

“Daging qurban dibagikan kepada masyarakat yang ada di sekitar Polres Nunukan, Purnawirawan, Warakawuri, anak-anak Pondok pesantren, para fakir miskin dan anak-anak yatim piatu serta personil Polres Nunukan,” Tutur Iptu Karyadi. (OV)

Bupati Wajo mengunjungi Kementerian Dalam Negeri, ini agendanya.

WAJO — Setelah berkunjung di Kementerian Desa PDT dan Trasnmigrasi RI, Bupati Wajo kembali menyambangi Kemendagari dan di terima langsung oleh Drs. Arsan latif, M.Si Direktur Perencanaan Anggaran Daerah pada Direktorat Jenderal Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Jumat 9 Agustus 2019.

Dalam pertemuan tersebut Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si menyampaikan berbagai perencanaan pembangunan daerah Kabupaten Wajo, khususnya pembangunan infrastruktur jalan, jembatan dan dan lainnya, melalui program DAK (reguler dan penugasan) serta program lainnya.

“Program program yang sudah di usulkan dan diverifikasi , melalui aplikasi krisna dapat di realisasikan dan di fasilitasi ke Kementrian nantinya,” harap Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si.

Direktorat Perencanaan Anggaran Daerah sebagaimana diketahui , mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah di bidang perencanaan anggaran daerah, disamping juga melaksanakan dan menyelenggarakan fungsi diantaranya.

Penyiapan perumusan kebijakan di bidang perencanaan anggaran daerah;
Fasilitasi pelaksanaan kebijakan di bidang perencanaan anggaran daerah;
Pelaksanaan pembinaan umum di bidang perencanaan anggaran daerah.

Selanjutnya penyiapan perumusan penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang perencanaan anggaran daerah, Pelaksanaan bimbingan teknis dan supervisi di bidang perencanaan anggaran daerah dan pelaksanaan pemantauan, evaluasi, dan pelaporan penyelengggaraan perencanaan anggaran daerah.

Juga dalam hal ini dalam pelaksanaan evaluasi rancangan peraturan daerah tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah dan rancangan peraturan kepala daerah tentang penjabaran anggaran pendapatan dan belanja daerah provinsi dan pelaksanaan evaluasi rancangan peraturan daerah tentang perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah dan rancangan peraturan kepala daerah tentang penjabaran perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah provinsi.

Pelaksanaan pengesahan rancangan peraturan kepala daerah tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah dan rancangan peraturan kepala daerah tentang penjabaran anggaran pendapatan dan belanja daerah serta Pengolahan data perencanaan anggaran daerah.

Dalam kunjungan ini Bupati Wajo didampingi oleh Drs.Andi Pameneri, M.Si. Kepala Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Wajo serta Sultan Makkulle, AP., M.Si. Kepala Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam Bappeda Kabupaten Wajo.

( Humas Pemkab Wajo )

Pencapaian Target Bea Cukai Penerimaan Negara Tahun 2019 Sebesar Rp. 6.234 M

Nunukan- Direktorat Jenderal Bea dan Cukai merupakan salah satu instansi di bawah kementerian keuangan yang mengemban tugas menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang perngawasan, penegakan hukum, pelayanan dan optimalisasi penerimaan negara di bidang Kepabeanan dan cukai sesuai peraturan perundang-undangan dengan fungsi utama.

Kepala Bea Cukai Nunukan, M Solafuddin, Jumat (10/8/19) mengatakan, beberapa hal yang kita lakukan yaitu trade facilitator atau fasilitasi perdagangan untuk kelancaran arus barang dan menekan ekonomi biaya tinggi dan industrial assistance atau memberikan dukungan kepada industri dalam dengan menekan perdagangan illegal serta Revenue Collactor atau mengoptimalkan negeri penerimaan negara melalui penerimaan bea masuk dan pajak dalam rangka impor, juga Community Protector atau Pencegahan membahayakan keamanan negara, merusak kesahatan, meresahkan masyarakat, terhadap masuknya barang-barang yang mencegah masuknya barang yang tidak memenuhi standarisasi.

Dikatakan Solahfuddin, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean c Nunukan sebagai instansi yang mengemban tugas dan fungsi utama, “kami terus berupaya menjalankan apa yang telah diamanatkan undang-undang dengan terus berkoordinasi dan bersinergi dengan pemkab Nunukan, TNI, POLRI, Badan karantina dan Imigrasi Nunukan serta instansi terkait lainnya,” jelasnya.

Tambahnya, hasil dari kerjasama dan sinergi yang terjalin selama semester 1 tahun 2019 ini adalah dengan terealisasinya target penerimaan dari sektor bea masuk, bea keluar dan cukai yang dibebankan kepada kantor pengawasan dan pelayanan bea dan cuka tipe madya c Nunukan.

“Selama periode 1 Januari 2019 hingga 31 Juli 2019 sebesar 6.234 milyar rupiah (234,62% dari target tahunan yang dibebankan sebesar 2,657 millyar rapiah) tumbuh sebesar 171,88% dibandingkan periode yang sama di tahun 2018,” ungkapnya.

Sementara pencapaian di bidang pengawasan, kantor pengawasan dan pelayanan bea dan cukai tipe madya c Nunukan selama periode 1 Januari hingga 31Juli 2019 berhasil melakukan 49 kali penindakan di bidang kepabeanan dan cukai dengan potensi kerugian negara sebesar 3,706 milyar rupiah. Penindakan yang dilakukan oleh kantor Bea Cukai Nunukan di tahun 2019 ini meningkat menjadi 53,12% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2018.

“Beberapa komoditi yang dilakukan penindakan adalah 6.279 gram narkotika jenis sabu yang merupakan sinergi dengan BNN, Kantor Wilayah DJBC Kalimantan Bagian Timur serta Satgas Marinir Nunukan, 2.065 lembar karpet illegal dari Malaysia, kosmetik, obat bahan kimia, 6.220 batang hasil Tembakau ilegal, 26 pasang tanduk rusa dan 10 buah gading gajah, Bibit Tanaman, Minuman Mengandung Etil Alkohol, dan 199 karung balpres pakaian bekas yang merupakan pelimpahan dari satgas pamtas yonif raider 600/Madang yang menjalankan fungsi utama sebagal trade facilitator Fasilitasi dan Industrial Assistonce Kantor Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Nunukan,” ujar Solahfuddin

Dikatakannya, kita juga melakukan asistensi dan bimbingan teknis kepada pelaku usaha di wilayah Kabupaten Nunukan yang berminat melakukan Impor supaya menjadi lebih tenang dalam berusaha dan menumbuhkan kesadaran kepada masyarakat bahwa legal itu mudah untuk menunjang kemajuan dan kemandirian perekonomian, perindustrian dan perdangangan khususnya di wilayah perbatasan.

Kantor Bea Cukai Nunukan sendiri telah menfasilitasi pendirian Gudang Berikat dan Pusat Logistik Berikat dengan memberikan kemudahan bagi kalangan usaha dalam ponerbitan perijinan fasiitas tersebut.

“Pencapaian-pencapain tersebut tentunya merupakan hasil sinergi kelembagaan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Nunukan dengan Kanwil DJP Kaltimtara dalam skema kerjasama Joint analysis, joint investigation, dan joint operation, dengan Pemerintah daerah Kabupaten Nunukan dalam rangka persiapan pembangunan Pos Lintas Batas Negara di wilayah Kabupaten Nunukan dan pemanfaatan fasilitas di bidang kepabeanan dan cukai dan Kerjasama pemberantasan narkotika dengan Kepolisian Resor Nunukan, BNNK Nunukan, TNI, dan APH lainnya juga Kerjasama CIQ-S Border Management atau Customs, imigration Quarantine,Socurity serta skema kerjasama dengan instansi lainnya,” Tuturnya. (Red)

Terjadi Kemacetan Panjang di KM 88 Poros Makassar Bone

Makkasar-Kemacetan panjang yang terjadi di KM 88 poros Makassar menuju Bone membuat ratusan pengendara roda dua dan roda empat keatas yang dari Makassar tujuan Soppeng, Bone, sinjai dan kolaka begitu pun sebaliknya harus menunggu antrian yang cukup panjang. Pasalnya kemacetan sudah mencapai puluhan kilometer.

Kemacetan diperkirakan terjadi sejak pagi kemarin hingga malam. Kemacetan terjadi disebabkan sebuah truk Rank mengalami kerusakan di tikungan Tompoladang Kecamatan Mallawa.

“Kemacetan terjadi sejak pagi, di jalan poros Makassar Bone. Seluruh pengendara dari baik dari roda dua dan roda empat ke atas dari Makassar tujuan Soppeng, Bone, sinjai dan kolaka begitu pun sebaliknya harus menunggu antrian yang cukup panjang,” ungkap Abdul Razak, Camat Mallawa

Pihak dari Polsek Mallawa ikut membantu mengurai kendaraan, namun karena menjelang lebaran dan juga Arus mudik lebaran idhul Adha sehingga sampai saat ini kendaraan masih terjebak dalam antrian mencapai 5 kilometer dari arah masing-masing.

Bahkan petugas melakukan Sistem buka tutup diterapkan namun kemacetan tetap terjadi, diharapkan agar kendaraan yang mau lewat tetap berhati-hati mengingat kondisi jalan yang labil, jelas Camat Mallawa

Indra Saputra atau akrab disapa Anas bersama para sopir truk lainnya yang dari Makassar menuju Bone mengungkapkan, seharusnya jika menjelang lebaran pihak lantas dan Perhubungan buat rekayasa lalu lintas agar hal ini tidak terjadi. (Irwan N Raju)

Jalan Di Kawasan Tanah Bangkalae Seketika Bersih

Bone-Hiruk pikuk dan Sorak sorai penonton saat lomba gerak jalan yang digelar pemkab Bone, melintasi beberapa jalan di kota Watampone disaksikan ramai penonton dan pengunjung sambil menikmati kuliner yang di jajakan para PKL.

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa dimana ada keramaian pasti ada sampah, hal ini lah yang terlihat di sepanjang jalan, plastik dan minuman bahkan makanan berserakan, membuat pandangan tidak sedap. Namun hal ini tak berlangsung lama, sekitar 60 team sapu bersih jalanan badan lingkungan hidup turun dan mengeksekusi sampah sampah yang bertebaran dimana-mana.

sekitar 30 orang laki laki dan juga 20 lebih wanita yang tergabung dalam tim sapu bersih jalanan ini dengan cepat menguasai keadaan, sehingga jalanan dikawasan tanah bangkalae kembali bersih seperti sediakala, ungkap Andi Takdir, Salah satu anggota tim Sapu bersih.

Sementara itu, Jamal warga watampone yang menyaksikan langsung petugas membersihkan jalan sangat mengapresiasi sepenuhnya kepada Badan Lingkungan Hidup daerah Kabupaten Bone dibawah kendali Andi Padauleng yang mengontrol langsung kinerja pasukannya.