Semarak Krista Exhibitions Virtual Expo 2020

Berandankrinews.com — Jakarta — Krista Exhibitions menyelenggarakan Pameran Virtual Internasional dengan total lima sektor industri yaitu Eastfood
Indonesia Virtual Expo, Virtual Jamu Herbal Expo, Virtual Seafood Show, Virtual Refritech Expo & Indo Licensing Virtual Expo 2020
yang resmi dapat diakses oleh publik melalui virtual platform pada tanggal 08 hingga13 Desember
2020. Pameran produk secara virtual ini adalah solusi pemasaran di masa pandemi dan membuka peluang pasar ke mancanegara
tanpa batas karena pameran virtual dapat diakses oleh pengunjung dari berbagai wilayah dan zona waktu yang berbeda. Para pelaku usaha yang memamerkan produknya berkesempatan untuk dilihat secara global
oleh seluruh dunia.

“Pameran Krista Exhibitions Virtual Expo 2020 diikuti lebih dari 200 peserta, baik dari lokal maupun internasional .
Lebih dari 30 pelaku UMKM akan ikut mempromosikan produknya. Dalam Pameran Virtual ini terdapat 65
acara menarik dihadiri oleh139 pembicara yang tentunya mengedukasi pengunjung yang telah mengikuti acara Krista,” ujar Daud Salim selaku CEO Krista Exibitions saat konferensi pers secara virtual di Jakarta Selasa (08/12/2020).

“Pengunjung Krista Exhibitions Virtual Expo 2020 berasal dari berbagai segmen dan industri, seperti: Catering
& Catering Maskapai, Hotel, Restoran, Bar & Café, Bakery ,Toko Kue, Hypermarket, Supermarket, Classic Store,
Mini Market, Pasar Tradisional, E-Commerce, E-Retailer, Toko Online, Market Place, Blogger Makanan, Produsen
Makanan , Produsen Perikanan, Distributor, Importir & Eksportir, Perusahaan Dagang, Investor, Konsultan F & B,
Lembaga pendidikan Kuliner, Lembaga Penelitian Swasta, Kantor Pemerintah, Kedutaan, Kedutaan Asing.
Pameran Krista Exhibitions Virtual Expo 2020 menghadirkan sensasi dan pengalaman baru yang menarik bagi
pengunjung untuk menikmati pameran secara virtual, tanpa terkendala waktu dan jarak, lengkap dengan konsep
design booth virtual 3D. Pengunjung tetap dapat merasakan sensasi kegiatan pameran offline karena pengunjung
pameran (visitor) dapat berinteraksi dengan peserta pameran (exhibitor) dan pengunjung dapat menikmati berbagai
acara di panggung utama, Conference Room, Stan pameran dan kelas workshop seperti Cooking Demo, Baking
Demo, Wine Competition maupun Sesi Seminar dan lainnya,” paparnya.

“Rangkaian acara menarik hadir di Main Stage dan Confrence Room untuk menambah semarak Pameran Krista
Exhibitions Virtual Expo 2020 antaranya adalah di bidang kesehatan dan kecantikan, pengunjung dapat menghadiri
Live Webinar dari GP Jamu Indonesia bersama dengan perwakilan Negara Indonesia di luar negeri seperti KBRI
New Delhi, Tiongkok & Mongolia dan Brasil,” imbuhnya.

Pameran Krista Exhibitions Virtual Expo 2020 ini didukung penuh oleh Kementerian Perindustrian Republik Indonesia,
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia,Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kementerian Kelautan
dan Perikanan Republik Indonesia, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Kementerian
Koperasi Usaha Kecil & Menengah Republik Indonesia, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Badan
Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

“Expo 2020 ini diharapkan dapat memberikan wawasan
dan mensosialisasikan pameran secara virtual kepada masyarakat, khususnya para pelaku usaha agar bisa
mengembangkan kembali bisnis yang dijalani selama pandemi ini, dengan potensi pasar di mancanegara
untuk produk mereka, sekaligus membentuk jaringan pemasaran dan mendorong pelaku usaha untuk menghasilkan
produk-produk yang berkualitas dan berkompeten sehingga mampu bersaing dengan produk luar negeri dan juga
dapat memajukan perkembangan ekonomi Indonesia dan dunia dengan teknologi digital.
Pameran Krista Exhibitions Virtual Expo 2020 terbuka bagi para pelaku bisnis dan masyarakat umum,”
pungkas Daud Salim.
(fri)

Bakti Sosial Fahira Idris Menyapa Warga Jakarta Pusat.

Berandankri.com–Jakarta— 5 Desember 2020Ketua Umum Ormas Bang Japar #FI yang juga Anggota DPD RI dapil Provinsi DKI Jakarta, Fahira Idris kembali menggelar rangkaian kegiatan bakti sosial di berbagai titik di Jakarta. Kali ini Fahira Idris dan anggota Ormas Bang Japar Komando Wilayah Jakarta Barat menyapa warga Jakarta Pusat, tepatnya di Plasa Lobby Blok A, Komplek Kantor Walikota Jakarta Pusat. Selain memberi pelayanan rapid test gratis bagi warga, bakti sosial Fahira Idris juga diisi dengan pemeriksaan tes kadar gula darah gratis, pelayanan konsultasi kesehatan gratis dan pembagian paket souvenir isi sabun 1 liter, paket handsanitizer; masker lapis 3; sarung tangan plastik, secara Gratis kepada semua peserta yang hadir.

“Kegiatan yang berlangsung di Jakarta Pusat ini masih dalam satu rangkaian kegiatan bakti sosial Milad ke-3 Ormas Bang Japar #FI dan merupakan rangkaian ke-lima dari total lima kegiatan di mana kegiatan terakhir ini dipusatkan di Walikota Jakarta Pusat pada hari ini. Secara khusus saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Irwandi, SH,. MM., MH; PLH Walikota Jakarta Pusat yang telah meminjamkan Plasa Lobby Block A di Komplek Kantor Walikota Jakarta Pusat sebagai tempat kegiatan bakti sosial ini,” ujar Fahira di sela-sela acara bakti sosial (05/12).

Selain rapid test gratis, salah satu layanan pada bakti sosial ini adalah pemeriksaan tes kadar gula darah gratis. Menurut Fahira, pemeriksaan gula darah secara rutin sangat penting karena penyakit gula adalah salah satu penyakit penyerta dan salah satu penyakit paling berbahaya di dunia. Apabila dibiarkan, penyakit ini bisa menimbulkan komplikasi yang secara perlahan dapat menyerang organ penting di tubuh manusia seperti mata (kebutaan), otak (stroke), hingga gagal jantung dan gagal ginjal. Data terakhir saat ini ada 415 juta orang di seluruh dunia menderita diabetes, dan sekitar 10 jutaan terdapat di Indonesia dan diperkirakan Jumlah penderita diabetes di Indonesia ini akan terus meningkat hingga tahun 2040.

“Yang banyak terjadi adalah, banyak penderita diabetes yang baru menyadari penyakitnya ketika sudah terjadi komplikasi. Makanya sangat penting bagi kita mengecek gula darah kita secara rutin dan teratur,” jelas Fahira Idris.

Fahira Idris mengungkapkan, kegiatan bakti sosial yang diikuti 100 warga ini, merupakan bentuk kontribusi Ormas Bang Japar #FI untuk ikut berkolaborasi bersama Pemprov DKI, 5 Kantor Walikota serta elemen masyarakat lain dalam membantu warga menghadapi pandemi Covid-19 yang sudah terjadi 9 bulan lebih. Di masa-masa pandemi seperti ini, lanjut Fahira Idris, kolaborasi antar warga, antar ormas dan antar semua pemangku kepentingan harus terus digiatkan lagi. Kita belum tahu kapan pandemi ini benar-benar akan berakhir.

“Salah satu cara agar kita bisa kuat menghadapi berbagai kesulitan hidup akibat pandemi ini adalah terus berkolaborasi, bahu membahu, dan saling mengisi. Dan Ormas Bang Japar #FI berupaya senantiasa ikut berkontribusi dalam kolaborasi ini,” pungkasnya.

PLH Walikota Jakarta Pusat sangat mendukung dan mensuport penuh kegiatan Bakti Sosial dari Ibu Fahira Idris yang hari ini bertempat di Jakarta Barat.

“Saya berterima kasih kepada Ibu Fahira Idris yang memberikan secara Gratis kepada warga kami di Jakarta Pusat untuk Rapid Test, ini sangat berguna untuk yg mau terbang naik pesawat, untuk pekerja yang akan bekerja di kantor, pabrik, buruh dan jenis pekerjaan lainnya yang membutuhkan surat Dokter bahwa Non Reaktif Covid-19 ini sangat membantu sekali, dan kami bersama Sudinkes Jakarta Pusat jika nanti peserta ada yang Reaktif, kami juga siapkan Puskemas Gambir untuk Swab Test Gratis sebagai bentuk dukungan kami didalam kegiatan ini, sekali lagi, terima kasih ibu Fahira Idris dan Selamat Ulang Tahun Bang Japar yang Ke-3 Tahun, sukses terus dan kami Pihak Walikota siap bersinergis dan Kolaborasi dengan Bang Japar”

Kegiatan berlangsung dari Jam 09.00 pagi hingga Jam 12.00 wib siang dengan 100 Peserta yang ikut Bakti Sosial Gratis bersama Ibu Fahira Idris.

Untuk tahun 2021 kegiatan yang akan dilakukan Fahira Idris adalah Bakti Sosial Donor Darah, bekerja sama dengan PMI DKI JAKARTA. Ditunggu tanggal mainnya…(fri)

Ketum KKSS Muchlis Patahna Lakukan Kunjungan Ziarah ke TMP Kalibata dan Pembagian Bansos

Berandankrinews.com — Perayaan Hari Ulang Tahun KKSS ke 44 diperingati BPP KKSS dengan hikmat dan sederhana di tengah Covid-19 yang fluktuatif.
Bertepatan dengan kelahiran KKSS pada 12 November, serangkaian acara digelar sejak pagi, Kamis (12/11/2020) dengan pembagian bantuan sosial sebanyak 500 paket.

Ketua Umum KKSS Muchlis Patahna menyerahkan Paket Sembako secara simbolis

Ketua Umum KKSS Muchlis Patahna menyerahkan secara simbolis kepada Ketua BPW KKSS DKI Jakarta Syamsul Zakaria, di kawasan Cipete, Jakarta.
“Semoga bantuan ini bisa berguna bagi warga KKSS,” kata Muchlis.
Selanjutnya Syamsul membagikan kepada kelima Ketua BPD se-DKI Jakarta: KKSS Jakarta Utara, Pusat, Timur, Barat dan Selatan masing-masing mendapat 100 paket yang berisikan beras, minyak goreng, makanan kaleng, gula pasir dan kecap manis.

Bantuan sembako ini merupakan kerja sama antara Departemen Sosial dengan BPP KKSS.
Turut hadir dalam pembagian sembako, Sekjen Abdul Karim, Wakil Ketua Umum Jumrana Salikki, Bendahara Umum Sri Asri Wulandari, Sekretaris Panitia HUT KKSS Ophan Lamara, Sekretaris Departemen Kerohanian Aprial Hasfah, Ketua Depertemen Kelembagaan dan Organisasi Tony Hamsah dan sejumlah pengurus lainnya.

Setelah acara tersebut, rombongan menuju ke Taman Makam Pahlawan Kalibata untuk melakukan ziarah ke pusara pendiri KKSS Baharaddin Lopa, dan mantan Dewan Penyantun dan Pertimbangan KKSS BJ. Habibie, A. Baramuli dan M. Andi Ghalib.
Di pemakaman, Muchlis memimpin doa didampingi Wakil Ketua Umum Ali Duppa yang juga Ketua Panitia HUT KKSS, Ali Duppa dan pengurus lainnya.
Dari Kalibata dilanjutkan ke lapangan Golf Senayan untuk rapat koordinasi persiapan acara puncak HUT pada Minggu, 15 November.
(fri)

Melalui Pengembangan Hutan Tanaman Energi Menjadi Energi Biomassa Yang Luar Biasa

Berandankrinews.com —
Jakarta — Undang-undang No.30/Th.2007 Tentang Energi mengamanatkan bahwa pada tahun 2025 mendatang 23% bauran energi nasional harus datang dari sumber energi baru dan terbarukan (EBT). Hingga saat ini, sumbangan EBT untuk bauran energi Nasional baru mencapai 9.1%.
Sumberdaya kehutanan, melalui Hutan Tanaman Energi (HTE), dapat memberikan sumbangsihnya untuk meningkatkan penggunaan energi biomassa di tanah air, baik berupa pellet kayu, serpih kayu maupun serbuk gergajian. Demikian disampaikan oleh Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI), Indroyono Soesilo usai menyampaikan materi presentasi pada FGD Cofiring Biomassa pada PLTU: Kesiapan Teknologi, Industri Penunjang Penyediaan Pasokan Biomassa dan TKDN yang diselenggarakan Kementerian ESDM di Depok, dengan kombinasi melalui virtual , Jumat, (16/10/2020).

Menurutnya, sedikitnya 34 Perusahaan Anggota APHI saat ini sudah berminat berinvestasi untuk penerapan energi biomassa melalui Program Hutan Tanaman Energi (HTE), 10 perusahaan diantaranya sudah memasukkannya kedalam Rencana Kerja Usaha (RKU) mereka.
“Hutan Tanaman Energi merupakan masa depan energi biomassa Indonesia, karena menjadi sumber bahan baku energi biomassa secara berkelanjutan bagi pembangkit tenaga listrik sendiri, memasok kelebihan energi listrik ke PLN dan diekspor,” ungkap Indroyono.

Indroyono Soesilo

Guna mendukung target bauran energi 23% pada tahun 2025, saat ini Perum Perhutani, salah satu anggota APHI, tengah melakukan uji coba program co-firing, yaitu menggabungkan pasokan batubara dan sumberdaya biomassa, untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Paiton, Jawa Timur, dan dalam waktu dekat akan diujicobakan pula di PLTU Cikarang Listrindo, Jawa Barat.

Disamping itu, menurutnya APHI juga siap mendukung program de-dieselisasi pembangkit tenaga listrik yang masih menggunakan minyak solar, terutama di kawasan timur Indonesia, dan digantikan dengan bahan baku energi biomassa yang biayanya lebih murah dibandingkan dengan harga minyak solar.
“Kami sedang melakukan penjajakan untuk uji coba penggunaan energi biomassa untuk program de-dieselisasi pembangkit listrik di Pulau Bawean, Jawa Timur,” ujar Indroyono.

Saat ini, dunia tengah menuju ke energi bersih dan ramah lingkungan, sehingga energi biomassa menjadi salah satu pilihan utama. Pada tahun 2030, Jepang dan Korea telah menargetkan untuk mengganti PLTU Batubara menjadi PLTU Energi Biomassa. Permintaan bahan baku pellet kayu, serpih kayu serta briket arang dari Indonesia terus meningkat, walaupun nilai ekspor energi biomassa Indonesia ke luar negeri baru mencapai US$ 50 juta.
Keunggulan positif penggunaan EBT diantaranya lebih sustainable dibanding energi fosil, industri-industri kehutanan terdorong untuk melakukan transformasi menjadi integrated industries, sehingga bisnis hutan bisa segera pulih dan bangkit kembali.

“Dengan penggunaan energi biomassa yang bahan bakunya 100% ada di Indonesia dan upaya menanam, memelihara dan memanen Hutan Tanaman Energi merupakan program berkelanjutan, maka diharapkan Indonesia akan menjadi pusat energi biomassa dunia, dapat menarik investasi serta membuka lapangan kerja yang luas, sesuai amanat UU Cipta Kerja,” pungkas Indroyono.
(fri)

Dedi Ruslan Kunjungi Yayasan Bhakti Putra Bangsa Untuk Kerjasama Membangun Ekonomi Kerakyatan

Berandankrinews.com — Jakarta — Dedi Ruslan CEO PT. Ottopaint Colours Indonesia akan melakukan kerjasama dengan Yayasan Bhakti Putra Bangsa dalam bidang pertanian dan peternakan dalam rangka membangun ekonomi kerakyatan.

Dedi Ruslan yang akrab disapa Kang Dedi merasa terpanggil untuk membantu masyarakat terutama petani dan peternak. Karena membanjirnya impor pangan sehingga sayuran dan buah- buahan dari para petani lokal kadang kalah bersaing dengan hasil sayur dan buah impor.

“Kami melakukan kerjasama dengan Yayasan Bhakti Putra Bangsa inshaAllah akan memaksimalkan peran masyarakat sekitar. Karena pemilik yayasan adalah Hutomo Mandala Putra memiliki lahan yang luas di Hambalang yang telah dikelola secara profesional,” ujar Dedi Ruslan pada reporter di kantor Yayasan Bhakti Putra Bangsa Jakarta Pusat Rabu (19/08/2020).

Dedi Ruslan bertemu dengan ketua Yayasan Bhakti Putra Bangsa Djoko Suseno untuk menyampaikan maksud dan tujuan melakukan kerjasama. Dan rencana survei lokasi inshaAllah akan diadakan minggu depan.

Dedi Ruslan (kiri) bersama Djoko Suseno Ketua Yayasan Bhakti Putra Bangsa (kanan)

“Untuk investasi di Hambalang cukup menyediakan dana Rp.300.000.000. Ada sekitar 3Ha yang dibuat percontohan. Tanahnya subur dan bisa ditanami berbagai macam sayuran dan buah. Ada peternakan sapi, domba, ayam. Ini bukan semata- mata bisnis, lahan di Hambalang digunakan mas Tommy untuk menyalurkan hobbi berkebun dan beternak,” papar Djoko Suseno.

“Kami akan menjalin kerjasama di semua bidang mencakup peternakan Sapi, domba, ayam.  Penanaman buah-buahan, sayuran termasuk sayuran hidroponik. Pupuk yang akan kami gunakan juga bersifat organik yang diolah sendiri dari kompos dan limbah/kotoran ternak. Jadi bisnis ekonomi kerakyatan ini dari hulu sampai hilir. Pemasarannya juga sudah ada kerjasama dengan supermaket Goro,” ungkap Kang Dedi.

“ini sebuah pilot project secara nasional, kita akan buktikan hasilnya. Semoga dengan adanya kerjasama ini akan memajukan UMKM dan memajukan ekonomi kerakyatan. Kita satu visi sama-sama ingin memajukan ekonomi ummat yang nyaris terpuruk ditengah pandemik covid 19. Kami yakin hal ini akan memberikan contoh yang profesional dan memaksimalkan peran masyarakat di bidang pangan,” imbuh Kang Dedi.

“Dengan membantu masyarakat ada kepuasan batin tersendiri yang kami rasakan, semoga di pilbup nanti masyarakat yakin siapa pemimpin yang akan dipilihnya, selama ini kami bekerja dengan iklas dibantu tim yang solid dan profesional bekerja dengan hati. Semoga kedepannya masyarakat bisa mandiri secara ekonomi khususnya masyarakat Sukabumi,” pungkas Kang Dedi yang juga salah seorang Bakal Calon Bupati Sukabumi dari Partai Gerindra ini. (fri)