Kerja Bakti Bersama para Babinsa dan Warga Masyarakat

AWANGPONE –Kerja bakti merupakan suatu kegiatan sosial yang dilakukan bersama-sama secara gotong-royong dan menjadi silaturahmi antara sesama. Menyadari akan hal itu para Bintara Pembina desa (Babinsa) melakukan kerja bakti bersama masyarakat di dusun Kampung Baru desa Kajuara Kecamatan Awangpone, pada pukul 08.00 wita , Minggu(20/10/2019).

Kerja bakti tersebut dilaksanakan untuk Penggalian saluran pipa Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) yang menghubungkan antara dusun kampung Baru tembus menuju kedusun 3 lompo dan dusun pacciring untuk kebutuhan air minum masyarakat sehari-hari.

Turut hadir dalam kegiatan kerja bakti bersama ini kepala Desa kajuara masniati.S.sos, Ws.Danramil 1407-06/Awp peltu Harifuddi bersama anggotanya, Babinsa desa kajuara srt syamsuddin, babinkamtibmas desa kajuara Bribka muh yaslim latief, sekdes desa kajuara Afwadi ahmad beserta para kepala dusun lainya dan masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut sekitar 125 orang.

Kegiatan tersebut berakhir dengan keadaan aman dan dapat terlaksana dengan baik tanpa ada hambatan yang berarti, kegiatan selesai pada pukul 10.30.wita.

Irwan N Raju
Ka biro Sulsel

Wakil Bupati Wajo Menghadiri Hari Santri Nasional yang di pusatkan di Doping

WAJO – Hari Santri Nasional yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Daarul Mu’minin Doping Kecamatan Penrang, dengan mengambil tema ” Santri Indonesia untuk perdamaian dunia” Jumat 18 Oktober 2019.

Dalam pelaksanaan acara ini menyelenggarakan berbagai jenis pertandingan olahraga diantaranya Bola volli dan sepak takraw serta perlombaan seni diantaranya qasidah modern, lomba puisi dan debat santri.

Hadir dalam acara ini Wakil Bupati Wajo, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Wajo, Forkopimda Kabupaten Wajo, pemuka agama, tokoh agama, tokoh masyarakat serta pimpinan pondok pesantren se Kabupaten Wajo.

Dalam sambutan Wakil Bupati Wajo H.Amran, SE menyampaikan bahwa dia turut mendukung adanya seremonial peringatan Hari santri nasional yang melibatkan seluruh pondok pesantren yang ada di Kabupaten Wajo, kegiatan ini secara umum akan menjadi ajang silaturahim bagi seluruh santri dan santriwati yang ada di daerah Kabupaten Wajo. Hal ini sangat diperlukan agar tidak terjadi dikotomi pesantren yang saling gengsi antar pesantren.

Selain itu juga diharapkan menjadi wadah bagi seluruh santri dan santriwati bertukar pengetahuan melalui beberapa kegiatan lomba atau debat santri yang ikut dipentaskan pada rangkaian kegiatan ini, karena tidak menutup kemungkinan setiap Pesantren memiliki metode pengajaran yang berbeda satu dengan yang lain dalam proses pembelajaran masing-masing.

Hari santri merupakan momentum yang sangat baik bagi masyarakat Wajo, untuk semakin menguatkan Citra daerah Wajo sebagai daerah yang berkarakter religius, sebagai Marwah kota santri yang disandang sejak dahulu, hal ini juga menjadi agenda prioritas dalam mewujudkan akselerasi peningkatan kualitas hidup manusia dan karakter religius masyarakat Kabupaten Wajo.

“Saya berharap kepada seluruh Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Wajo, kiranya dapat memberikan kontribusi terhadap agenda tersebut, mengingat bahwa diri kita merupakan tujuan utama pendidikan agama di Sulawesi Selatan dan bahkan beberapa daerah di luar Sulawesi Selatan,” jelas H. Amran, SE.

Juga dikatakan kalau dia mengharapkan agar pelaksanaan rangkaian acara hari santri nasional yang diawali pada hari ini, mampu mengangkat dan menumbuh kembangkan penyebarluasan ajaran ajaran Islam, sehingga tercipta masyarakat yang religius yang senantiasa berserah diri kepada Allah SWT.

“Kembali saya ingatkan pada seluruh juri dalam pesantren dan peserta agar tetap menjunjung tinggi prinsip ajaran agama kita dalam pelaksanan kegiatan kita kedepan, dan semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar aman, tertib serta senantiasa menjaga amanah yang dipercayakan kepada masing-masing perwakilan yang mewakili pondok pesantrennya,” harap Wakil Bupati Wajo diakhir sambutannya.

( Humas Pemkab Wajo )

Interpretasikan Kepedulian dan Kepekaan Sosial IKA SMPN 30 Makassar, Inisiasi Kegiatan Donor Darah

MAKASSAR – Wujud kesetiakawanan sosial direfleksikan secara nyata oleh Ikatan Keluarga Alumni SMPN 30 Makassar melalui rencana pelaksanaan kegiatan donor darah yang dijadwakan akan berlangsung, pada hari, Sabtu 26 Oktober 2019 mendatang.

Ketua Ikatan Keluarga Alumni SMPN 30 Makassar iqbal, S.STP menjelaskan, kegiatan donor darah yang diselenggarakan oleh Ikatan keluarga Alumni SMPN 30 Makassar, bekerjasama dengan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makassar ini, akan melibatkan sejumlah elemen peserta baik dari kalangan alumni bersama keluarga, siswa SMPN 30 Makassar, dan pihak dewan guru, jelasnya.

Dalam konteks itu, pihak panitia menyampaikan undangan terbuka dan ajakan kepada seluruh alumni SMPN 30 Makassar dari sabang sampai marauke untuk bisa bersama-sama menghadiri, memeriahkan, dan menyukseskan penyelenggaraan kegiatan donor darah yang rencananya akan dilaksanakan terpusat di dalam lingkungan SMPN 30, Kompleks, BTN, Bumi Tamalanrea Permai (BTP,red).

Pria yang sekarang menjabat selaku Kepala Seksi Trantib satuan Polisi Pamong Praja, Kecamatan Tamalanrea tersebut menuturkan, jika seluruh alumni SMPN 30 bisa hadir, maka bukan sebuah hal yang mustahil, ratusan kantong darah akan terkumpul dari rangkaian kegiatan yang rencananya akan dirangkaikan dengan acara bazaar dan pertunjukan seni ini, ungkapnya.

Diuraikannya, ide dan gagasan pelaksanaan kegiatan donor darah ini, murni merupakan inisiasi Ikatan Keluarga Alumni SMPN 30 sebagai bentuk interpretasi kepekaan dan kepeduliaan sosial kepada sesama dan sekaligus menunjukkan rasa empati serta wujud dukungan terhadap pelaksanaan program kemanusiaan.

Tak heran kata dia, bila kemudian, rangkaian acara donor darah yang diselenggarakan dan disponsori oleh Ikatan Keluarga Alumni SMPN 30 Makassar ini, tampil mengetengahkan thema sentral “Bersatu Dalam Kepedulian”, ujarnya dengan penuh rasa bangga, kepada awak media yang menghubunginya, via sambungan telefon, Minggu(20/10/2019).

(fadly syarif)

Kegiatan Apel Siaga I di Polres Nunukan dan Polsek Jajaran Polres Nunukan Menjelang Pelantikan Presiden dan wakil Presiden.

NUNUKAN – Dalam mengantisipasi gangguan keamanan, Polres Nunukan gelar apel siaga 1, yang dipimpn langsung  Waka Polres Nunukan Kompol Imam Muhadi, S.sos, SH, MH, kegiatan apel tersebut dalam rangka pelaksanaan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia terpilih Presiden Joko Widodo bersama Wakilnya Ma’ ruf Amin. kegiatan apel tersebut dilaksanakan di Mako Polres Nunukan Minggu pukul 08.00 wita, (20/10/2019).

Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro, S.IK,MH  melalui Kesubag Polres Nunukan, Iptu M Karyadi  mengatakan apel siaga 1 dalam rangka pelaksanaan pelantikan Presiden dan wakil presiden Repoblik Indonesia secara serentak di Polres dan Polsek jajaran Polres Nunukan.

Kegiatan apel siaga 1 di Mako Polres tersebut tersebut dihadiri langsung oleh,Para Kabag Polres Nunukan, Para kasat dan Kasi Polres Nunukan dan Personel Polres Nunukan.

Dalam pelaksanaan apel siaga 1 di Polres Nunukan  tersebut untuk Apel Siaga I di Polsek jajaran Polres Nunukan dipimpin oleh Para Kapolsek. Adapun Personel Polres Nunukan dan Polsek  jajaran Polres yang hadir dalam kegiatan apel siaga 1 berjumlah 280 personel Polisi Nunukan.

Setelah menggelar apel siaga 1, dilakukan seluruh personel Polres Nunukan dan jajaran Polres Nunukan akan melakukan kegiatan pengamanan di tempat-tempat ibadah dalam wilayah hukum Polres Nunukan.

Reporter Charles Suban Hayon/Nirwan

Pelantikan Presiden dan Wapres, Ratusan Personel Polres Nunukan Siaga 1

NUNUKAN-Antisipasi Gangguan, Patroli di Gereja dan Mesjid Juga Digelar , Pelantikan Presiden RI Joko Widodo bersama Wakilnya Ma’ ruf Amin akhirnya digelar di gedung MPR/DPR RI di Jakarta,

Minggu (20/10) tadi. Dalam pelantikan itu seluruh pasukan pengamanan diturunkan untuk mengamankan jalannya pelantikan presiden periode 2019-2024 mendatang

Begitu juga di daerah yang mensiagakan sejumlah personilnya baik dari kepolisian bahkan TNI. Tak terkecuali di Kabupaten Nunukan, seluruh jajaran Polres Nunukan menggelar apel siaga di Mako Polres Nunukan, Minggu (20/10).

Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro melalui Kasubag Humas Polres Nunukan, Iptu M Karyadi mengatakan apel siaga I dalam rangka pelaksanaan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia secara serentak di Polres dan Polsek Jajaran Polres Nunukan.

Untuk pelaksanaan Apel Siaga I di Polres Nunukan dipimpin oleh Waka Polres Nunukan Kompol Imam Muhadi, S.sos, SH, MH

Kegiatan Apel Siaga I dihadiri oleh Waka Polres Nunukan, para Kabag Polres Nunukan, para kasat dan Kasi Polres Nunukan, personel Polres Nunukan.

“Sedangkan untuk Apel Siaga I di Polsek jajaran Polres Nunukan dipimpin oleh para Kapolsek,” jelasnya Minggu (20/10)

Adapun personel Polres Nunukan dan Polsek , Jajaran Polres yang hadir dalam apel siaga I berjumlah 280 personel Polisi Nunukan.

Setelah menggelar apel siaga I, seluruh personel melakukan pengamanan gereja-gereja, Mesjid dan kegiatan patroli di wilayah hukum Polres Nunukan dan Polsek Jajaran Polres Nunukan, sekira pukul 9.00 WITA.

Hal ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi Sitkamtibmas menjelang pelaksanaan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

“Untuk pelaksanaan pengamanan gereja-gereja dipimpin oleh 1 Pa dan 5 Brigadir di Polres Nunukan dan dilaksanakan pengecekan oleh Kabag Ops dan Kasi Propam Polres Nunukan,”Ungkapnya.

Sedangkan untuk kegiatan pelaksanaan pengamanan di gereja-gereja di Polsek jajaran Polres Nunukan dipimpin langsung oleh para Kapolsek. “Selama kegiatan pengamanan dan patroli berlangsung, situasi aman dan kondusif,” tutupnya.(Irwan)