Sambut HUT RI Ke 74, Kades Binusan Resmikan Pembukaan Lomba Turnamen Sekaligus HUT Desa Binusan Ke 16

Nunukan-Pembukaan lomba peringatan HUT RI ke-74 sekaligus perayaan HUT Desa Binusan Ke 16.

Kegiatan HUT RI digelar secara bersamaan dengan HUT Desa Binusan yang di buka langsung Kepala Desa Binusan, Rudi Hartono di lapangan olahraga Sei Fatimah, Minggu (18/8/2019) kemarin.

Pembukaan tersebut dimeriahkan pesta Rakyat, mulai dari Pemotongan Tumpeng dan beberapa tarian daerah dari Sanggar Busak Malay, kreatifitas Anak SDN 009 dan persatuan bela diri Pagar Nusa. Acara tersebut di hadiri langsung mantan Kepala desa Binusan, M Untung, Babinsa, Babhinkamtibmas dan para tokoh masyarakat.

Adapun kegiatan tersebut mengangkat tema ‘Dengan semangat proklamasi 17 agustus 1945, Mari kita semangat menumbuhkan rasa jiwa sosial terhadap generasi pemuda pemudi untuk desa Binusan yang lebih maju’.

Dalam sambutan Kepala desa Binusan, Rudi Hartono mengatakan bahwa dalam rangka HUT RI ke – 74 ini Pemerintah Desa Binusan sangat menginginkan kepada seluruh Masyarakat Sei Fatimah dan Binusan serta seluruh peserta turnamen, untuk mensukseskan pesta rakyat dengan mengikuti acara perlombaan yang disediakan Karang taruna Serumpun Desa Binusan.

Dengan menjunjung tinggi sportifitas, tentu acara ini daat berjalan dengan tertib, aman dan damai, tutur Rudi

“Marilah kita bersama-sama meningkatkan semangat kita untuk ikut berjuang membangun bangsa dan negara dengan berjiwa Patriotisme dan Nasionalisme,” katanya.

Pada akhir sambutan, kepala Desa Binusan resmi membuka perayaan HUT Republik Indonesia ke 74 sekaligus hari ulang tahun desa Binusan ke 16 tahun.

“Dengan ini saya buka perayaan HUT RI ke 74 sekaligus hari jadi Desa Binusan ke 16 tahun, Bismillahirohmanirohim acara ini resmi di buka,” ucap Rudi Hartono.

Pada kesempatan pembukaan lomba, ketua panitia, Ajeng Firginia Nandari mengatakan bahwa, beberapa perlombaan yang kami adakan yaitu, Tarik Tambang, makan kerupuk, lari karung, dan pukul balon.

Selain itu, kata Ajeng, kita juga adakan lomba game pubg, Sepak bola, volly ball dan bulu tangkis.

“Kegiatan ini kita laksanakan mulai hari ini sampai bulan depan karena menunggu sepak bola, kemungkinan tiga minggu kedepan,” ujarnya.

Dia berharap dengan kegiatan perayaan HUT kemerdekaan RI Ke 74, semoga menjadi ajang silahturami, meningkatkan rasa nasionalisme terhadap pemuda-pemuda yang ada di desa Binusan.

“Tetap menjaga sportifitas dalam perlombaan dan juga terus menjaga kekompakan,” tandasnya. (Red)

Dandim 1407/Bone Hadiri Apel Kehormatan Renugan Suci

Watampone- Komandan Kodim 1407/Bone Letkol Inf. Mustamin, menghadiri Upacara Apel Kehormatan Renungan Suci, Dalam rangka memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI Ke 74, tahun 2019, yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Bone, di Taman Makam Pahlawan watampone jln Jenderal Gatot Subroto kelurahan biru kecamatan Tanete Riattang Kab. Bone Sulawesi Selatan. Jumat (16/08/2019) malam.

Pada kegiatan Upacara Apel Kehormatan Renungan Suci dalam rangka memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI Ke 74, tahun 2019, yang dipimpin oleh Kapolres Bone AKBP Muhammad Kadarilsam Kasim, SH., SIK., M. Si, diikuti oleh unsur TNI, Polri dan unsur ASN Pemkab Bone.

Apel Kehormatan seperti ini sudah rutin dilaksanakan ditiap Tahunnya tepatnya pada tanggal 16 Angustus malam, sebelum hari peringatan HUT RI tanggal 17 Agustus, dengan bertujuan untuk memberikan penghormatan sebesar – besarnya kepada arwah para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa raganya demi meraih kemerdekaan RI dan mempertahankan kemerdekaan Repoblik Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya: Danrem 141/Tp Kolonel Inf. Suwarno S. A. P, Bupati Bone DR. H. Andi Fahsar M Padjalangi M. Si, Wakil Bupati Bone Drs. H. Ambo Dalle MM, Kasrem 141/Tp Letkol Inf Bobbie T, Dandim 1407/Bone Letkol Inf. Mustamin dan Forkopimda Kabuaten Bone serta undangan lainnya.

Upacara Proklamasi Kemerdekaan RI Ke 74 di Porsas Dilaksanakan Secara Dadakan

Nunukan- Upacara Hari proklamasi Kemerdekaan RI di Lapangan Porsas, Sabtu (17/8/2019) pagi tadi, dilangsungkan secara mendadak oleh warga dari RT 18, 15,16 dan 21 Kelurahan Nunukan Timur.

Hal tersebut dibenarkan oleh ketua RT 18, Hasanuddin Conding, bahwa upacara proklamasi tersebut dilaksanakan secara mendadak.

“Kegiatan ini secara dadakan dilakukan, ini permintaan masyarakat kemarin mereka yang merancang dan memberikan usulan. Karena kemauan mereka, ini kita laksanakan apa adanya,” ujar Hasanuddin.

Seperti yang kita lihat tadi, pemasangan banner baru dirikan, gladi bersih baru dilakukan, jadi sangat dadakan, kata Hasan.

Meskipun secara dadakan, Dia berharap kedepannya kegiatan seperti ini dilakukan setiap tahunnya. “Kita berharap upacara seperti ini Masyarakat lebih peduli lagi,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu warga, dr. Jamri Pranata menuturkan, sebagai masyarakat saya melihat antusias dan anomi Masyarakat sangat besar.

“Apapun itu kita akan dukung, walaupun Pemerintah juga kurang menyentuh, tapi karena Masyarakat ini juga pengen merasakan upacara atau merasakan hari kemerdekaan ini dengan meriah ditingkat Rt,” kata Jamri.

Disini masyarakat yang datang ada dari beberapa rt untuk melaksanakan upacara kurang lebih 100 orang dan itu sangat membuktikan masyarakat ini masih punya rasa cinta terhadap tanah air, tuturnya.

Menyoal tentang pemerintah kurang menyentuh, Jamri menjelaskan jika jaman dulu setiap 17 agustus pasti meriah, sejak masih kecil dulu ada namanya lapangan Poran.

“Jadi ini rohnya hilang, tempat permaian atau tempat berkumpul masyarakat Nunukan itu sudah tidak ada, itu yang saya katakan hilang,” jelas Jamri.

Lanjut Jamri, dulu sempat pindah ke Tanah Merah tetapi hilang juga, sekarang tidak tahu kemana sudah masyarakat.

“Semangat kita mengebu-gebu tetapi fasilitas yang berkurang, masyarakat tidak tahu mau kemana cari hiburan. Kalau dikota besar orang bilang lahan untuk bermain sudah tidak, di Nunukan pun sama demikian, jadi tolong jika pemerintah mendengar bisa dipikirkan bahwa kita tidak membutuhkan taman dan tuguh tetapi kita butuh tempat berkumpul dan bermain,”ungkap Jamri. (Red)

Warga Porsas Pertama Kali Gelar Upacara Bendera

Nunukan-Untuk kali pertama Warga Porsas, Kelurahan Nunukan Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, menggelar upacara bendera hari proklamasi Kemerdekaan RI di Lapangan Porsas, Sabtu (17/8/2019).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Ketua RT 18, Hasanuddin, komandan upacara Ketua RT 21, H Andi Azis dan pembaca proklamator Anggota DPRD H Danny Iskandar.

Dalam sambutan Hasanuddin menyampaikan,
Proklamasi kemerdekaan RI merupakan tonggak sejarah bagi kita untuk menjadí bangsa yang merdeka dan berdaulat, terlepas dari penjajahan dan berhak menentukan nasibnya
sendiri. Seluruh tumpah darah para pahlawan terbayar ketika Indonesia berhasil memproklamasikan diri sebagai sebuah negara merdeka.

Namun demikian peristiwa
proklamasi bukanlah sebagai titik akhir perjuangan, melainkan menjadi titik awal
perjuangan membangun negeri setelah merdeka dari penjajahan. Oleh karena itu, di hari yang khidmat ini, Saya mengajak Kita semua untuk memahami kembali secara utuh Pancasila dan kebhinekaan bangsa, melihat kebhinekaan sebagai sebuah karunia dan anugerah peringatan HUT ke- 74 Kemerdekaan RI Tahun 2019 dengan tema “SDM Unggul Indonesia Maju”.

Lanjutnya untuk menggelorakan kembali semangat memajukan, memakmurkan dan mensejahterakan bangsa Indonesia melalui pemberdayaan Sumber Daya Manusia Indonesia yang kompeten dan unggul.

Harapan kita momentum peringatan 74 tahun kemerdekaan RI dan perjuangan para
pendahulu bangsa, dapat menjadi refleksi bagi peningkatan semangat kita dalam meneruskan cita-cita perjuangan, dalam mewujudkan lingkungan yang kita tempati ini
menjadi lingkungsn Sehat, Tertib, Bersih, Indah dan Nyaman.

“Mari kita satukan langkah untuk berikhtiar sebaik-baiknya, serta dengan
senantiasa memohon bimbingan serta pertolongan Tuhan Yang Maha Kuasa untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia Unggul demi Indonesia Maju. Dirgahayu Indonesiaku, Majulah Negeriku,” tutup Hasanuddin.

Usai melaksanakan upacara, dilanjutkan dengan foto bersama. (Red)

Puluhan Pendaki Mengalami Kecelakaan Saat Mendaki di Gunung Bawakaraeng

Bone-Jelang puncak peringatan HUT RI Ke 74 tahun 2019 digunung Bawakaraeng, puluhan pendaki terpaksa berhenti ditengah jalan, lantaran mengalami kecelakaan dan juga diserang penyakit ketinggian serta hypothermia.

Kejadian tersebut dikabarkan pada Kamis (15/8/19) kemarin.

Hal ini dibenarkan Kepala Pos Sar Bone, Andi Sultan saat dihubungi melalui via telepon, Jumat (16/8/19) bahwa, pihaknya telah menerima laporan melalui pos siaga merah putih Sar Makassar jalur Lembanna yang telah menangani beberapa korban yang telah ditangani dan menyarankan untuk pulang, tidak melanjutkan perjalanan pendakian ke puncak.

“Data korban untuk sementara sesuai data dari pos Siaga merah putih Sar Makassar ada 6 Pendaki yakini, Muh Syawal, Laki-Laki (17) mengalami keseleo kaki sebelah kanan, Muh Azikin , Laki-Laki (17) mengalami muntah dan Demam, Muh Fahrul, Laki-Laki (23) jatuh dan luka pada lutut kaki kiri diporos Lembanna, Anugrah R, perempuan (18) sesak nafas dipos 7, kemudian Yomil Alfodi, laki laki (17) mengalami demam di pos 5 dan Riski, perempuan (16) mengalami Hypothermia dipos 6,” Jelas Andi

Lanjutnya, untuk jalur Tassosso yang dijaga oleh Pos Sar Bone lewat Kabupaten Sinjai, jumlah pendaki yang sudah terdata ada 504 pendaki.

“Untuk sementara korban yang berhasil dievakuasi masih dalam perawatan intensif diposko,”ungkap Andi Sultan. (Irwan N Raju)