Marthin Billa Serukan Generasi Muda Perbatasan Memperkokoh 4 Pilar Kebangsaan

Tanjung Selor – Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Marthin Billa menekankan bahwa ditengah lajunya perkembanggan zaman maka generasi muda sebagai pewaris negara harus tetap memegang jatidiri bangsa yang tegas dan teguh dalam keindonesiaannya.

Hal tersebut disampaikan oleh pria yang akrab dipanggil MB tersebut didepan Persatuan Mahasiswa Kalimantan Utara dalam sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Tanjung Selor, Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), Jumat (26/6). Menurutnya, saat ini bangsa Indonesia tengah diuji dengan berbagai persoalan yang apabila generasi muda tak waspada, tentu kerugian besar akan menimpa negara ini.

“Sebagai sebuah negara yang besar, tentu memantik hasrat pihak lain yang menginkan negara Indonesia menjadi ajang kepentingan. Mereka mungkin saja tak berani melakukan agresi secara fisik. Tapi invasi sosial, budaya dan ideologi jauh kebih berbahaya apabila kita menelan mentah – mentah begitu saja bahkan turut serta mendukungnya,” tutur Marthin.

Mantan Bupati Malinau tersebut menegaskan bahwa bangsa Indonesia telah memiliki pedoman dan haluan sendiri yang telah dicetuskan oleh para pendiri negara berupa Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, UUD 1945 dan NKRI. Konsensus Nasional tersebut menurutnya telah mampu menjadikan bangsa Indonesia tetap dalam keharmonisan sejak kemerdekaanya diproklamirkan.

Seharusnya, tegas Marthin, bangsa Indonesia bersyukur dengan adanya 4 pilar tersebut. Pasalnya, dengan meliputi ribuan pulau, berbagai etnis dan agama, tapi tetap kokoh dalam persatuan. Hal tersebut terjadi lantaran Pancasila tetap menjadi ideologi, kebhinekaan yang selalu terjaga, keputusan dan kebijakan yang tetap mengacu UUD 1945 dan nasionalisme tinggi dalam diri bangsa dalam menjaga kedaulatan NKRI.

“Jika ada sebuah negara yang terdiri dari beribu pulau dengan beribu suku dan berbagai agama hidup rukun menjadi satu, maka itu hanya akan ditemui di Indonesia. Dan itu terwujud karena kita masih teguh memegang empat pilar kebangsaan sebagai pedoman laku sehari-hari,” tegas MB.

Pria yang juga pernah mengantar Malinau menjadi Kabupaten dengan perkembangan pesat saat ia memimpin daerah itu mengingatkan bahwa segala propaganda yang menjurus perpecahan tak akan mampu menghancurkan keutuhan bangsa apabila semua pihak terutama kaum milenial berpegang pada konsensus Nasional tersebut.

Namun apabila generasi muda terlena bahkan rela dininabobokan oleh ideologi dan budaya yang tak sejalan dengan 4 pilar kebangsaan tersebut, maka dapat dipastikan kehancuran Indonesia adalah keniscayaan.

” Empat pilar kebangsaan itu adalah warisan para pendiri bangsa yang telah menjadi konsensus nasional. Kalau dulu dipakai untuk mendirikan negara, maka kita juga wajib memakainya untuk mengisi kemerdekaan,” tandas pria yang juga Tokoh Dayak tersebut.

Apalagi Kalimantan Utara adalah sebuah Provinsi yang sebagian wilayah daratnya berada di perbatasan dengan negara Malaysia dan perairannya pun berbatasan dengan Malaysia dan dekat dengan Filipina. Sebagai pintu masuk, maka tugas putra – putri di Kaltara menjadi bertambah yakni dengan turut menjaga marwah dan kedaulatan negara

“Kaltara ini adalah garda depan Indonesia. Maka tugas kita terutama generasi muda untuk menjaga marwah negara. Caranya, jadikan Pancasila sebagai nafas dan jalan hidup sehari – hari. Saya ingatkan, akan seperti apa bentuk Indonesia kedepan, terletak ditangan generasi mudanya,” pungkasnya.

( *** )

Demi Kelancaran Pekerjaan Alat Berat,BBM Jenis Solar Selalu Siap Di Lokasi Pra TMMD Ke 108 Kodim Nunukan

Nunukan – Dukung Kelancaran Pekerjaan pada Program Pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 108 Kodim 0911/Nunukan adalah salah satunya mendukung Kelancaran Alat Berat dalam bekerja, yaitu dengan cara selalu menyiapkan Bahan bakar minyak ( BBM ) Jenis Solar, seperti hari ini terlihat jelas anggota Satgas pra TMMD bersama warga sedang menyiapkan BBM jenis solar untuk alat berat Eksavator yang sedang membuka badan jalan di sasaran Pra TMMD desa Makmur kecamtan Tulin Onsoi kabupaten Nunukan, Jumat(25/06/2020).

Terlihat Kerjasama yang baik ditunjukkan antara Satgas pra TMMD dan warga dalam setiap kegiatan ,dalam pembangunan sasaran fisik maupun kegiatan kegiatan lainnya,”Kami selalu bersinergi menjalankan tugas pokok di lokasi pra TMMD, kali ini kami melakukan kegiatan pembagian BBM jenis solar,yang nantinya akan kami isi ke Eksavator yang sedang bekerja di beberapa titik sasaran program Pra TMMD”Ucap Marwan salah satu warga yang turut membantu dalam kegiatan.

Menurut Mayor Inf Otang Mulyana Danramil 0911-03/Sebuku bahwa BBM Jenis Solar dalam pelaksanaan kegiatan program Pra TMMD Ke 108 Kodim Nunukan memang seyogyanya harus selalu siap di sasaran kegiatan,demi selalu mendukung kelancaran pekerjaan,”Siapkan BBM alat berat tersebut, sehingga pekerjaan sasaran fisik yang di kerjakan menggunakan alat berat, tidak terhambat dan dapat di selesaikan sesuai dengan rencana,”Tegasnya.

( *** )

Pra TMMD Kodim 0911/Nunukan Cangkul dan Sekop Jadi Senjata Utama Garap Sasaran Fisik

NUNUKAN – Selain alat berat yang digunakan dalam pengerjaan Kegiatan Program Pra TMMD ke 108 Kodim 0911/Nunukan di Desa Makmur kecamtan Tulin Onsoi kabupaten Nunukan Provinsi Kaltara, Alat manual dalam pembangunan pastinya menjadi hal sangat dibutuhkan.

Terlihat Satgas pra TMMD ke 108 Kodim Nunukan dengan sangat Mumpuni memainkan alat bangunan tersebut dalam kegiatan pengerjaan sasaran fisik,dengan menggunakan sekop anggota Kodim 0911/Nunukan menggali tanah sedalam kurang lebih 1,5 meter guna pembuatan parit, yang nantinya akan dipasang gorong gorong,anggota TNI tersebut dibantu warga desa Makmur dalam pengerjaanya, Rabu (24/06/2020)

Diketahui di Desa Makmur kecamtan Tulin Onsoi kabupaten Nunukan sedang dilaksanakan pengerjaan badan jalan sepanjang 1,6 kilometer, parit tersebut bakal menjadi penyalur aliran air, walaupun tanpa alat berat dalam pembuatannya, namun para pekerja tetap semangat dalam melaksanakan pekerjaan, Serma Supardi salah satu di antara Satgas TMMD, menerangkan, sebagi anggota TNI sudah terbiasa melakukan tugas berat, dimana ia harus menghadapi segala medan.

“Lelah pasti, karena prajurit juga manusia, tapi karena bergotong royong bersama warga dan rekan-rekan lainnya, kegiatan terasa ringan,”Ungkapnya.

( *** )

Launching SOA Bupati Laura Kirim Barang Sembako Ke Krayan

NUNUKAN – Hari Ini, Selasa (23/06) Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid meresmikan Pesawat Perintis angkutan udara perdana di Tahun 2020,dengan menggunakan pesawat Heavilift Aviation Indonesia dari Nunukan menuju Long Bawan Kecamatan Krayan.

Angkutan udara ini adalah Program Subsidi Ongkos Angkut (SOA) yang memang di agendakan setiap tahun oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan. “Untuk tahun ini kita gunakan dulu APBN, nanti begitu selesai, kemudian kita sambung dengan menggunakan dana APBD.” Ungkap Laura.

Dalam kesempatan itu Bupati Laura juga menjelaskan bahwa jumlah penerbangan sebanyak 15 Flight dengan penerbangan dua kali seminggu, dengan jumlah barang yang akan diangkut sebanyak 17.458 ton. bahan sembako yang akan di distribusikan di lima kecamatan yang ada di Krayan antara lain seperti seperti telur ayam, bawang merah, gula, tepung terigu.

“Ini merupakan bentuk perhatian kita pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan warga kita yang ada di lima kecamatan yang di Krayan” katanya.

Tidak lupa, Laura sapaan akrabnya mengatakan agar merata dan dapat di nikmati semua masyarakat, pengawasan nya nanti kita libatkan para Camat untuk mengawasi, ” Untuk pengawasan, saya minta Camat yang ambil alih agar dapat mengaturnya dengan baik.” Jelasnya.

( HUMAS )

Sebanyak Empat Unit Pembangunan Jembatan Sudah Capai Progres 8 Persen Dalam Kegiatan Pra TMMD 108

NUNUKAN – Tulin Onsoi, Sejumlah anggota Satgas Pra TMMD 108 Kodim 0911/Nunukan terus melakukan pengerjan sasaran pembangunan badan jalan dan jembatan. Kegiatan ini sebagai persiapan pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 108 Tahun 2020 di Desa Makmur Kecamatan Tulin Onsoi.

Kegiatan pra TMMD kali ini, khusus pada sasaran fisik, pembukaan jalan sepanjang 1.600 KM, peningkatan jembatan dan renovasi 1 rumah ibadah, Memasuki hari ke 5 kegiatan Pra TMMD sebanyak 25 satgas pra TMMD dan dibantu masyarakat berjumlah 15 orang.

Untuk empat unit jembatan sendiri sudah mencapai progress Delapan Persen (8 %). Pelaksanaan pembukaan TMMD akan dibuka secara serentak pada tanggal 30 Juni mendatang. Hal tersebut tidak disia-siakan oleh personil satgas Pra TMMD setiap hari ditambah dengan cuaca yang cukup mendukung.

Pasi Ter Kodim 0911/Nunukan Kapten Inf Alim Ibrohim mengatakan, “Sejauh ini perkembangan pengerjaan sasaran dapat berjalan dengan baik juga didukung oleh cuaca yang mendukung selama kegiatan Pra TMMD. Sebisa mungkin harus selesai sesui alokasi waktu yang telah ditentukan.”

( *** )