Dinsos Salurkan Bantuan Korban Kebakaran

Nunukan – Dinas Sosial Kabupaten Nunukan menyerahkan bantuan kepada 5 (Lima)  Kepala Keluarga korban kebakaran yang terjadi di bilangan Jalan Pembangunan tepatnya di RT 09 Kelurahan Nunukan Barat, pada kamis (13/2).

Kepala Dinas Sosial Ir Jabbar MSi mengatakan beberapa bantuan yang diberikan kebutuhan pokok sandang dan pangan, tikar, selimut dan peralatan masak dan makan serta bantuan lainnya.

Disampaikan bantuan yang diberikan merupakan bantuan yang sifatnya kebutuhan mendesak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga korban selama seminggu kedepan, sehingga para korban diharapkan tidak perlu memikirkan kebutuhan pokok selama beberapa hari.

“Selain pemberian bantuan untuk korban kebakaran, bantuan juga diberikan kepada 3 Kepala Keluarga yang terdampak kebakaran,” ungkapnya.

Diketahui, kebakaran yang terjadi pada Rabu (12/2) kemarin, menghanguskan dua rumah kayu milik Muhammad Ali dan Yadi, serta satu rumah terdampak milik Supardi.

Disampaikan, selain bantuan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Nunukan turut serta dalam membantu  korban bencana pada saat kejadian dan langsung mempersiapkan bantuan ini yang telah disiapkan oleh pemerintah.

Tagana Dinas Sosial sudah standby. “Begitu ada laporan musibah atau bencana langsung turun ke lapangan mengecek,” ujar Jabbar usai memberikan bantuan kepada korban kebakaran.

Ia menjelaskan, Taruna Siaga Bencana (Tagana) turun ke lapangan setelah ada laporan bencana, seperti kebakaran dan lain-lain. Di lapangan Tagana melakukan kroscek serta asesmen jumlah kepala keluarga yang menjadi korban.

Selanjutnya dilakukan inventarisir untuk diberikan bantuan. Kepada korban, Jabbar menyampaikan pesan agar bersabar. Dia juga mengimbau kepada warga Nunukan agar lebih waspada dan hati – hati agar kejadian seperti ini tidak terulang.

Menurutnya, sekarang ini musim kemarau, sehingga rawan sekali terjadi kebakaran. “Apalagi di wilayah permukiman padat penduduk, harus dijaga,” kata Jabbar. (*)

Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafit Berharap Agar Dapat Berperan Aktif Seluruh Jajaran OPD Atas Yang di Butuhkan Oleh Tim Pemeriksa Dari BPK RI Perwakilan Kalimantan Utara

NUNUKAN – Dalam Penyusunan Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2019 adalah merupakan Tahun Kelima Pemerintah Kabupaten Nunukan melaksanakan sepenuhnya Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintah yang berbasis Aktual, selain itu sejak diberlakukan Permendagri 108 Tahun 2016 Tentang Penggelolaan dan Kodefikasi barang milik daerah sehingga laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Nunukan untuk Tahun Anggaran 2019 kemungkinan masih terdapat banyak kekurangan.

Dimana di ketahui Pemerintah Kabupaten Nunukan telah 4 kali berturut-turut menerima penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Bupati Nunukan juga menegaskan kepada seluruh OPD Nunukan dan menegaskan dalam sambutanyan pada Entry Meeting Pemeriksaan Interim atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan Tahun Anggaran 2019, yang di laksanaka di Ruang Pertemuan VIP Lantai 4 Kantor Bupati Nunukan, pada hari ini Kamis (06/02).

Dalam sambutan Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafit berharap “agar dapat berperan aktif dari seluruh jajaran OPD kita, atas apa yang di butuhkan oleh tim pemeriksa dari BPK RI Perwakilan Kalimantan Utara dan harus cepat, melalui pertemuan ini juga saya tekankan kepada seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tidak meninggalkan tempat dengan kata lain tidak Dinas Luar selama 21 hari”.

“Saya tekankan sekali lagi jangan ada yang meninggalkan tempatnya, jikalau pun ada hal-hal yang mendesak, saya minta kepala OPD ataupun camat-camat yang bergerak atau meninggalkan tempatnya harus atas ijin dari bupati karena harus jelas alasannya seperti apa. Karena ini sangat penting sekali dalam pelaksanaan Pemeriksaan BPK RI Perwakilan Kalimantan Utara”, Tegas Bupati Nunukan.

Pada kesempatan yang sama Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Kuangan (BPK) Republik Indonesia Provinsi Kalimantan Utara Agus Priyono menyampaikan “tujuan pemeriksaan interim ini memantau TLHP tahun-tahun sebelumnya, menilai efektifitas SPI dan kepatuhan terhadap perundang-undangan serta memperoleh data dan informasi untuk pengembangan perencanaan pemeiksaan LKPD Tahun Anggaran 2019, serta pengujian substantial terbatas atas transaksi/ saldo akun-akun tertentu (test of Detail Balance Sheet/ ToDB) untuk menilai kewajaran saldo dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dengan prioritas pada akun Kas, Belanja Modal, Belanja berjasa dan Aset Tetap”.

“sasaran pemeriksaan interim yang dilakukan ini sebagai wujud tindak lanjut hasil pemeriksaan sebelumnya, Updating pemahaman SPI Entitas dan Proses Bisnisnya, siklus trangsaksi beserta resikonya, Pengnggaran, Pengolaan Pendaatan, Belanja, Aset dan kewajiban Pelaporan Keuangan, serta menilai kehandalan pengendalian, kewajaran saldo terbatas dan Kepatuhan”, Tambah Agus Priyono.

Agenda Entry Meeting dihadiri dari seluruh jajaran pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan mulai dari Sekretaris daerah hingga Camat-Camat se-Kabuaten Nunukan. (Penulis : HBM, Fotogrfer: HBM)

Capaian Kinerja Imigrasi Nunukan di Tahun 2019

NUNUKAN – kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan mencapai kinerja selama 2019 tahun lalu. Pencapaian tersebut disampaikan pada hari bhakti Imigrasi yang ke 70 tahun.

Kepala Imigrasi Kelas II TPI Nunukan, Hanton mengatakan, capaian Imigrasi Nunukan berbagai kegiatan dilakukan mulai dari penerbitan paspor dan tindakan administrasi kemingrasian kepada orang asing pada hari senin (27/1/2020).

“Ada delapan paparan capaian Imigrasi Nunukan selama 2019 lalu,” jelasnya Hanton. Selama tahun 2019 Kantor Imigrasi Nunukan, menerbitkan paspor sebanyak 7.422. Penerbitan paspor di LTSP dilakukan sebanyak 1.525. Sedangkan penerbitan PLB dilakukan di Kantor Imigrasi serta di sejumlah pos Imigrasi yang ada di Kabupatenm Nunukan.

Kantor Imigrasi Nunukan menerbitkan 1.561 PLB. Pos Imigrasi Sei Pancang sebanyak 196 PLB , Pos Imigrasi Lumbis sebanyak 418 PLB dan Pos Imigrasi Long Midan Krayan sebanyak 2.394 PLB.

Dari sejumlah pos pelintasan ke luar negeri cukup tinggi, seperti di TPI Tunon Taka Nunukan sebanyak 172.850 pelintasan, di Pos Lintas Batas Lumbis sebanyak 1.205 pelintasan, Pos Lintas Batas Long Midang Krayan sebanyak 10.317 pelintasan.

Selain dari pada itu ada pelintasan orang asing, di TPI Tunon Taka sebanyak 24.811 WNA, di Pos Lintas Batas Lumbis sebanyak 388 WNA dan di Pos Lintas Batas Long Midang Krayan mencapai 13.692 WNA.

“Dan ada juga pemulangan WNI dari negara Malaysia selama 2019 sebanyak 3.408 orang dengan status deportasi, selain itu penindakan administarasi orang asing dilakukan sebanyak 31 orang,” katanya. (**)

Letakan Batu Pertama,Kodim 0911/Nunukan Bangun 3 Unit Rumah Dinas Swadaya

NUNUKAN – Pada pagi hari tadi sekitar pukul 09.30 wita berlokasi di Asrama Kodim 0911/Nunukan Jalan Sei Apuk Desa Binusan Kecamatan Nunukan Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara telah dilakukan peletakan batu pertama oleh Kasdim 0911/Nnk Mayor Inf Biringallo, S. Sos disalah satu rumah yang sedang digarap. (23/01)

Perumahan prajurit yang notabene masih kurang menjadi salah satu latar belakang dilaksanakannya pembangunan 3 unit rumah secara swadaya oleh Kodim 0911/Nnk.

3 Unit Rumah Dinas hasil swadaya Kodim 0911/Nnk dengan berukuran 6 Meter x 8 Meter masih terus dalam proses pengerjaan.

Rumah yang dibangun di dalam asrama Makodim 0911/Nnk tentunya sangat dinantikan oleh seluruh prajurit Kodim 0911/Nnk.

Dandim 0911/Nnk Letnan Kolonel Czi Eko Pur Indriyanto senantiasa memperhatikan kesejahteraan prajurit Kodim 0911/Nnk dari segi aspek mental dan spiritual.

“Pembangunan 3 unit rumah swadaya ini semoga menjadi awal dan akan terus berlanjut nantinya untuk membangun rumah-rumah selanjutnya.

Dikarenakan masih adanya personil Kodim 0911/Nnk yang tinggal diluar asrama alias mengontrak, setidaknya dengan adanya program swadaya ini dapat menjadi solusi khususnya kesejahteraan bagi personil kodim 0911/Nnk”.

“Semoga dengan adanya penambahan rumah dinas ini, dapat meningkatkan moril prajurit untuk senantiasa selalu semangat dalam menjalankan tugas khususnya di wilayah perbatasan ini”, tutupnya.

(Pendim 0911/Nnk)

Sadar Akan Bahaya Pak Surian Serahkan 1 Pucuk Senjata Api Rakitan

NUNUKAN – Penyerahan senjata api rakitan itu terjadi pada Kamis pagi tadi pukul 10.00 wita yang berlokasi dirumah Bapak Surian (33) Jalan Poros Trans Kaltim RT. 01 Desa Mansalong Kecamatan Lumbis Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara selaku yang menyerahkan senjata api rakitan tersebut beserta amunisinya. (23/01)

Sebanyak satu pucuk senjata api rakitan jenis penabur dan satu buah munisi penabur diserahkan secara sukarela kepada anggota unit intel Kodim 0911/Nnk.

Menurutnya penyerahan tersebut murni atas kesadaran betapa bahaya apabila menyimpan senjata api rakitan tanpa dilengkapi surat-surat ataupun administrasi lainnya.

“Saya sadar dan tanpa paksaan menyerahkan senjata milik saya ini dan munisinya kepada bapak TNI.

Dari sekian lama saya benar-benar menyadari bahwa kepemilikan senjata api ini sangat berbahaya buat saya pribadi dan juga orang sekitar saya”, ujar Pak Surian.

Begitu pula sebaliknya personil Unit intel berkerjasama dengan babinsa diwilayah untuk sering melakukan anjangsana dan silaturahmi sambil memberikan pemahaman kepada warga yang masih memiliki atau menyimpan senjata api rakitan untuk menyerahkan kepada Kodim atau Koramil secara sukarela.

“Menghimbau tentang resiko dan bahaya apabila memiliki senjata api rakitan karena tidak memiliki standar keamanan serta dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain apalagi tidak memiliki surat sah kepemilikan dapat dikenai sanksi dan dipenjara sesuai peraturan perundangan yang berlaku dan melanggar hukum”, ujar Serma Soleh

“Untuk warga yang memiliki dan menyimpan senjata api rakitan tersebut pasti masih ada, untuk itu kami akan terus berupaya untuk terus melakukan himbauan dari rumah kerumah,” tutupnya.

Selanjutnya senjata dan munisi tersebut sementara diamankan di Koramil 0911-05/Lumbis untuk nantinya akan diserahkan ke Makodim 0911/Nunukan.

(Pendim 0911/Nnk)